Meski PPKM Level 4 dan Kasus Covid-19 Tinggi, Tak Ada Pengetatan Mobilitas di Sleman

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 08 Maret 2022 19:07 WIB
Meski PPKM Level 4 dan Kasus Covid-19 Tinggi, Tak Ada Pengetatan Mobilitas di Sleman

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemerintah Pusat menetapkan Kabupaten Sleman termasuk wilayah yang menerapkan PPKM Level 4. Penerapan tersebut diambil Pusat lantaran penyebaran kasus Covid-19 beberapa hari lalu di Sleman cukup tinggi di Sleman.

Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan beberapa hari lalu kasus penyebaran Covid-19 di Sleman cukup tinggi. Kasus harian sampai menembus 1000 kasus. "Tingginya kasus penyebaran Covid-19 di Sleman terjadi karena Sleman menjadi tempat lalu lalang orang bepergian. Kondisi ini memicu penyebaran Covid-19 varian Omicron di Sleman," katanya saat dihubungi Harian Jogja, Selasa (8/3/2022).

Tingginya kasus Covid-19 di Sleman, katanya, menjadi dasar bagi pemerintah pusat agar wilayah Sleman diberlakukan PPKM Level 4. Hanya saja, lanjut Harda, penerapan PPKM Level 4 yang berlangsung mulai 8 hingga 14 Maret ke depan dilaksanakan dengan sejumlah pelonggaran.

BACA JUGA: PPKM Level 4, Kapasitas Objek Wisata di DIY Kini Maksimal 25 Persen, Berlaku Mulai Besok

"Tidak ada kebijakan pengetatan selama penerapan PPKM Level 4. Pembatasannya hampir sama dengan penerapan PPKM Level 3 yang sudah berjalan," katanya. 

Harda meyakini, masyarakat sudah paham dengan situasi pandemi seperti saat ini. Aktivitas sosial dan ekonomi berjalan seperti biasa. Terbukti, katanya, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Sleman juga tergolong tinggi meskipun kasus kematiannya juga tidak sedikit. 

"Jadi tidak usah panik. Kuncinya tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Perkuat imunitas. Kegiatan vaksinasi tetap dijalankan," katanya.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan penerapan PPKM Level 4 di Sleman dipengaruhi salah satunya oleh tingginya kasus harian penularan Covid-19. Meskipun kasus harian masih tinggi, Satgas mencatat kasus kesembuhan pasien di Sleman juga tinggi. 

"Kasus harian sebenarnya secara bertahap mulai turun kemarin sempat turun ke 400an kasus. Namun hari ini kasus harian naik lagi ke 800an kasus," kata Evie.

Agar penyebaran kasus harian tidak mengalami penambahan, Dia berharap agar masyarakat meningkatkan kembali kedisiplinan menerapkan prokes 5 M. Mulai disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online