Hari Perempuan Internasional 2022 sebagai Momentum Lawan Bias Gender

Media Digital
Media Digital Rabu, 09 Maret 2022 12:47 WIB
Hari Perempuan Internasional 2022 sebagai Momentum Lawan Bias Gender

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY (Dinas P3AP2 DIY) menggelar webinar pada hari Selasa tanggal 8 Maret 2022./Istimewa

JOGJA - Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day yang diperingati pada tanggal 8 Maret pada setiap tahun merupakan hari untuk memperingati pencapaian perempuan dalam hal sosial, ekonomi, budaya, maupun politik.

Pada tahun 2022, Hari Perempuan Internasional di tingkat internasional menggunakan tagar #BreakTheBias sebagai tema kampanye. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DIY (Dinas P3AP2 DIY) turut mengambil peran dalam kampanye tersebut melalui pelaksanaan webinar pada hari Selasa tanggal 8 Maret 2022.

Pelaksanaan webinar ini merupakan acara puncak yang disusun oleh Dinas P3AP2 DIY dengan mengusung tema besar “Bersama Lawan Bias Gender untuk Wujudkan Perempuan Berdaya”.

Webinar dilaksanakan secara daring melalui zoom serta ditayangkan secara live streaming di kanal youtube DP3AP2 DIY. Webinar ini menghadirkan GKR Bendara dan Kepala Dinas P3AP2 DIY Erlina Hidayati Sumardi, S.I.P.,M.M. sebagai narasumber dan Yudhy Widya Kusumo, M.A. dari Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi) sebagai narasumber.

GKR Bendara dalam paparannya menyoroti soal pentingnya pemahaman keadilan gender di lingkungan keluarga. Hal ini menjadi hal yang sangat penting karena lingkungan yang dihadapi oleh seseorang bermula dari lingkungan keluarga.

Penerapan keadilan gender dalam keluarga dapat diwujudkan dengan pemberian perlakuan yang sama dari orang tua terhadap anak dalam banyak hal, mulai dari hal kecil dalam pemberian mainan, pembagian tugas dalam rumah tangga, serta pemberian akses yang sama terhadap anak laki-laki dan perempuan.

Hal ini mengingat adanya tendensi bagi keluarga kurang mampu untuk lebih mendahulukan edukasi lanjutan bagi anak laki-laki dibanding perempuan. GKR Bendara menekankan bahwa perempuan harus senantiasa berusaha untuk mengeraskan suara dan menguatkan langkah agar masyarakat semakin sadar bahwa perempuan mampu melakukan hal-hal besar. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online