Cuaca Jogja Hari Ini 26 Juli Cerah, Sleman dan Kota Jogja Berkabut
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada 26 Juli 2026 didominasi cerah. Sleman dan Kota Jogja berpotensi mengalami udara kabur.
Aktivitas kendaraan bermotor JJLS di ruas Girisekar-Planjan di Dusun Sawah, Girisekar, Panggang/Harian Jogja-David kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA--Proyek pembangunan Kelok 18 yang berada di Desa Girijati Gunungkidul dan Parangtritis, Bantul telah masuk pada tahap persiapan lelang. Pekerjaan fisik Kelok 18 akan dimulai pada dua sisi baik dari ujung yang berada di wilayah Gunungkidul maupun Bantul secara bersamaan.
Kepala Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) DIY Muhammad Shidiq Hidayat menjelaskan proyek pembangunan Kelok 18 saat ini memasuki tahap persiapan lelang. Salah satu yang disiapkan untuk proses lelang adalah Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dari proyek tersebut. Selain itu, untuk perencanaan masih ada beberapa hal detail yang perlu didiskusikan.
“Gambaran umumnya desain secara umum sudah jadi [perencanaan], sekarang sedang menyelesaikan sedikit diskusi terkait desain, kita siapkan HPS, Harga Perkiraan Sendiri serta dokumen lelangnya. Perencanaan masih ada beberapa detail diskusi,” katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (15/3/2022).
BACA JUGA: DIY Masih Bertahan di PPKM Level 4, Ini Penyebabnya
Sidiq menambahkan, untuk Pansela memang sebenarnya ditarget dengan empat lajur secara keseluruhan. Akan tetapi untuk Kelok 18, ia belum dapat memastikan kemungkinan empat atau hanya dua lajur. “Tetapu setahu saya sampai 2024 dua lajur sepertinya. Over all, masih seperti itu master plan kami,” ucapnya.
Ia mengatakan dengan memasuki persiapan lelang ini, Sidiq optimistis pembangunan Kelok 18 bisa mulai berlangsung tahun 2022 ini. Akan tetapi kepastian waktunya belum bisa menentukan karena masih butuh proses panjang di lelang.
“Iya kita sudah persiapan lelang, kalau fisiknya target mulai tahun ini lah. Kalau waktu tepatnya belum bisa perkirakan karena masih banyak proses yang harus dilalui. Target kami tetap di tahun ini pengerjaan fisik,” katanya.
Adapun pengerjaan fisiknya nanti akan dimulai dari kedua sisi atau kedua ujung dari Kelok 18. baik yang berada di Gunungkidul maupun di Bantul, melalui pengerjaan dua ujung secara bersamaan itu harapannya nanti proyek bisa berjalan cepat.
“Kalau dimulai fisiknya bisa dari dua sisi, bisa dari satu sisi, tetapi sepertinya langsung dari dua sisi. Biar cepat. Masing-masing dua sisi ada pekerjaan, tetapi memperhatikan riil di lapangan nanti seperti apa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada 26 Juli 2026 didominasi cerah. Sleman dan Kota Jogja berpotensi mengalami udara kabur.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.