Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Ilustrasi JJLS di Gunungkidul./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan Kelok 18, jalan penghubung Gunungkidul dan Bantul yang masuk dalam Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sekaligus diproyeksikan sebagai objek wisata alam baru kini masuk tahap persiapan lelang.
Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah DIY, Muhammad Shidiq, mengatakan Kelok 18 adalah bagian JJLS di perbatasan Gunungkidul dan Bantul. Konstruksi JJLS tersebut menggunakan konsep Kelok 18 karena menyesuaikan kondisi geografis wilayah perbatasan yang berupa perbukitan.
BACA JUGA: Tol Jogja Bawen Potong Banyak Jalan Desa, Warga Akan Lewat Terowongan
Shidiq mengatakan ruas Kelok 18 masih dalam persiapan lelang.
“Untuk ruas perbatasan ini masih dalam tahap persiapan lelang,” katanya, Selasa (1/2/2022)
Sementara, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan pembangunan JJLS adalah. Di luar Kelok 18, JJLS di Gunungkidul sudah 90% terbangun.
“Seluruh ruas sudah dikerjakan, tapi penyelesaian tidak dalam waktu yang bersamaan. Secara fisik mayoritas JJL sudah terbangun,” katanya.
Sebelumnya, Koordinator Tim Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) DIY Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Widarto Sutrisno, mengatakan pembangunan JJLS Kelok 18 itu memakan waktu 24 bulan atau dua tahun anggaran. Dana yang dibutuhkan antara Rp25 miliar sampai dengan Rp30 miliar per kolometer.
BACA JUGA: Ini Peta Tol Jogja Bawen yang Dibangun Bulan Depan, Kebanyakan Melayang di Atas Selokan
Kelok 18 yang menghubungkan Kecamatan Kretek, Bantul, hingga Desa Girijati, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul akan memiliki panjang 5,8 kilometer dengan lebar tujuh meter. Pembebasan lahannya sudah beres sejak 2018.
Kelok 18 digadang-gadang menjadi objek wisata alam baru dengan pemandangan Laut Selatan dan kawasan hutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.
RAPBN 2027 menargetkan pendapatan Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun, dengan defisit dipersempit menjadi 2,4% terhadap PDB.
Gempa M7,7 mengguncang Flores dan terasa kuat di Sikka. Bupati Sikka meminta warga tenang serta waspada terhadap potensi tsunami.
Harga buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian turun pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Cek harga berdasarkan berat emas.
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.