Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Ilustrasi petir/Ist-The Independent
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah DIY akan dilanda hujan petir pada Sabtu (19/3/2022) sore ini.
Hujan petir diprediksi terjadi di semua wilayah DIY. Meliputi Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo bagian Utara, dan Gunungkidul.
Sementara pada malam hari berpotensi hujan petir di Kulonprogo, serta berpotensi hujan ringan di Sleman dan Bantul bagian Utara.
Untuk dini hari berpotensi hujan ringan di bagian Selatan Kota Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul.
Suhu udara mencapai 22 - 31 °C, kelembapan udara 65% - 95%. Angin bertiup dari arah Selatan – Barat Daya dengan kecepatan maksimum 20 km/jam.
Untuk tinggi gelombang di Perairan Yogyakarta berkisar antara 2.5 – 4.0 m (kategori tinggi).
"Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di seluruh wilayah Yogyakarta, serta waspada gelombang tinggi di Perairan Yogyakarta," tulis Prakirawan BMKG STAMET YIA dalam informasi yang diterima Harianjogja.com, Sabtu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.
Mobil listrik bekas makin diminati di tengah kenaikan harga BBM. Penjualan mobil diesel bekas justru melambat di pasar otomotif domestik.