Maroko Gilas Kanada 3-0, Ukir Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Azzedine Ounahi mencetak dua gol untuk membawa Singa Atlas ke perempat final.
Makanan jenis Wingko berjamur yang menurut pengakuan warganet dibeli dari Teras Malioboro. /Facebook.
Harianjogja.com, JOGJA--Dunia pariwisata Jogja kembali viral di jagad media sosial. Sebuah akun Endang Prasetyawati yang mengaku sebagai wisatawan mengeluhkan kualitas oleh-oleh yang dijual di Teras Malioboro. Ia membeli makanan jenis Wingko, saat dibuka justru sudah berjamur dan tidak bisa dimakan.
Keluhan itu diunggah di akun facebook Info Cegatan Jogja pada Jumat (19/3/2022). Hingga Sabtu (19/3/2022) siang dikomentari 2.100 warganet yang sebagian besar menyesalkan ulah pedagang tidak mengecek barang dagangannya.
Dalam unggahannya akun dengan nama Endang Prasetyawati menyampaikan salam lebih dahulu kepada warganet dan memulai kalimatnya dengan tujuan untuk memberikan saran kepada para pedagang di Teras Malioboro. Ia mengungkapkan, saat berwisata di Jogja sempat membeli makanan jenis Wingko sebanyak sembilan tas di beberapa tenan milik PKL Teras Malioboro. Tetapi sayangnya setibanya di rumah, saat dibuka Wingko tersebut sudah jamuran alias tidak layak konsumsi.
“Pas ditanya bu ini wingkonya baru ndak bu, beliau2 bilangnya baru mbak masih fresh, nyatanya waktu tak buka semuanya jamuran , pdhal beli dari beberpa pedagang disitu,” tulis akun Endang Prasetyawati.
Baca juga: Begini Kondisi Malioboro Saat Akhir Pekan Setelah Relokasi PKL
Ia menyampaikan harapan kepada para pedagang oleh-oleh agar selalu mengecek barang dagangannya untuk memastikan agar layak konsumsi. “Untuk pembuat wingkonya tolong diberi tanggal kadaluarsa jangan dikosongin biar pedagang dan pembeli bisa saling cek & ricek, sekian terimakasih maaf bila ada salah,” tulisnya lagi.
Dari ribuan warganet yang memberikan komentar, sebagian besar menyayangkan tindakan pedagang yang tidak sempat mengecek makanan yang dijual. Kondisi itu berdampak pada pedagang lainnya karena bisa membuat wisatawan enggan membeli oleh-oleh di kawasan Teras Malioboro.
“Hal hal seperti inilah yg kadang malah bikin kapok dan malah mateni rejeki nya sendiri.inginnya kita berbagi rejeki malah kadang dpt seperti ini. Sy pun pernah alami mb. Smg sj bisa jd masukan yg positif dan bisa lebih baik lg agar orang nyaman dan kembali beli lg.kuncinya hny golek rejeki sek jujur,” tulis salah satu netizen dengan akun Elisaxxxxxx di kolom komentar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Azzedine Ounahi mencetak dua gol untuk membawa Singa Atlas ke perempat final.
Harga buyback emas Pegadaian 5 Juli 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri 24. Simak daftar nilai jual kembali terbaru semua ukuran.
Importa Furniture menggelar sunat massal bagi 40 anak untuk memperingati HUT ke-15. Kegiatan menjadi bagian dari program CSR di Sleman.
KONI DIY memperluas kerja sama dengan kampus, lembaga kesehatan, media, dan institusi digital untuk memperkuat pembinaan serta prestasi atlet DIY.
Pameran Galeri Nasional Indonesia di Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta menghadirkan 28 maestro seni rupa hingga 30 Agustus 2026.
BPBD Sleman mewaspadai kekeringan 2026. Pakem, Tempel, dan Minggir menjadi wilayah dengan distribusi air bersih tertinggi empat tahun terakhir.