Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Tangkapan layar aksi pria seperti pawang di Stasiun KA Bandara YIA./Instagram @panoramakulonprogo
Harianjogja.com, JOGJA-Pawang hujan Sirkuit Mandalika Mbak Rara, belakangan menjadi buah bibir masyarakat. Aksinya itu kini jadi bahan tiruan masyarakat untuk dijadikan konten di akun media sosial.
Seperti yang terlihat dalam video yang diunggah akun Instagram @panoramakulonprogo belum lama ini. Video yang bersumber dari @damar _christyawan itu menunjukkan seorang laki-laki yang membawa mangkok putih dan kuas berkeliling stasiun Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) yang ada di Temon, Kulonprogo.
Berlagak seperti Mbak Rara, ia berjalan berkeliling stasiun. Tangan kirinya memegang mangkuk dan tangannya memegang kuas. Ia memercikkan sesuatu dari dalam mangkuk itu ke setiap sudut stasiun yang dilewati.
Dalam video terdapat teks bahwa pria berpakaian atasan batik itu sedang tidak menjadi pawang hujan Mandalika melainkan sedang menjadi pawang penumpang agar ramai naik kereta.
Setelah beberapa saat kemudian, stasiun terlihat ramai. Banyak pengunjung yang mengantre untuk membeli tiket KA Bandara.
Baca juga: Deddy Corbuzier Kaget Mengetahui Agama Rara Si Pawang Hujan
Terlepas dari aksi itu serius atau sekadar konten lucu, banyak warganet yang menilai konten video tersebut tidak layak.
"tata cara kepercayaan / adat / keyakinan orang lain dijadiin konten begini menurut saya kurang pas apalagi direpost oleh akun yg membawa nama daerah".
"Ini mah pelaris".
"Gak jelas videonya. Memalukan".
Namun banyak pula yang menanggapinya dengan santai.
"Klo pawange gini mah auto banyak penumpang antri".
"Situ banyak ac..remotenya mbak rara yg megang..awas dimatikan, penumpangnya pd bubar".
"Pantesan Saiki tuku mangkok dadi langka".
"Gosah dipawangi udah rame kalau YIA".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Instagram
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta