Motor Koperasi Desa di Wonogiri Nyungsep, Dandim: Dugaan Rem Blong
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Ilustrasi/ Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebut reservasi hotel yang sudah diterima hingga saat ini untuk masa Lebaran dan libur Lebaran sudah mencapai sekitar 55 persen.
“Sudah ada pemesanan yang masuk untuk periode awal Mei saat Lebaran dan libur Lebaran, mencapai sekitar 55 persen,” kata Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranawa Eryana di Yogyakarta, Kamis (14/4/2022).
Menurut Deddy, reservasi yang cukup baik tersebut salah satunya dipengaruhi kebijakan pemerintah yang pada tahun ini memperbolehkan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik Lebaran.
Ia dan seluruh pelaku usaha jasa pariwisata berharap pemerintah tidak merevisi kebijakan tersebut karena momentum libur Lebaran banyak dinantikan oleh pelaku usaha untuk meningkatkan okupansi dan omzet mereka.
“Sudah dua tahun ada larangan mudik Lebaran. Mudah-mudahan kebijakan pemerintah yang sudah memperbolehkan mudik tidak mengalami perubahan,” katanya.
BACA JUGA: Harga Elpiji dan Pertalite Bakal Naik, Pengamat: Pemerintah Salah Prioritas
Jika tidak ada perubahan kebijakan, Deddy pun optimistis reservasi akan terus meningkat pada masa mudik Lebaran. Bahkan PHRI DIY memiliki target okupansi yang cukup tinggi selama libur Lebaran tahun ini yaitu mencapai rata-rata 80 persen.
“Angka tersebut belum setinggi saat tidak ada pandemi. Tetapi ini awal yang baik untuk usaha perhotelan,” katanya.
Ia memperkirakan peningkatan okupansi hotel di DIY akan mulai terjadi pada H+2 Lebaran. “Saat ini pemudik sudah datang dan ada tambahan wisatawan yang juga liburan di Yogyakarta,” katanya.
Optimisme serupa juga dinyatakan pedagang Pasar Beringharjo yang memperkirakan pasar tradisional tersebut akan kembali ramai oleh pengunjung atau wisatawan yang mencari oleh-oleh di masa libur Lebaran apabila tidak ada perubahan kebijakan mudik Lebaran.
“Harapannya, bisa kembali pulih seperti sebelum pandemi. Dalam dua tahun terakhir ini kami betul-betul prihatin karena pembeli berkurang,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat Bintoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Motor roda tiga KDKMP di Wonogiri nyungsep ke tegalan. Dandim ungkap dugaan rem blong, ini fakta lengkap dan data distribusi armada terbaru.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.