Jadwal DAMRI YIA ke Jogja Senin 18 Mei Mei, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Revitalisasi Alun-Alun Utara Jogja./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengungkap proyek penataan fasad di Alun-Alun Utara dilakukan dengan mengganti pasir dengan yang baru. Sebab, pasir Alun-Alun Utara saat ini sudah bercampur dengan sampah.
BACA JUGA: Fasad Alun-Alun Utara Dikembalikan Seperti Semula, Begini Penjelasan Kraton Jogja
Penanggung jawab penataan fasad Alun-Alun Utara dipegang langsung oleh Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat melalui Tepas Panitikisma selaku penanggung jawab aset-aset Kraton. Wakil Penghageng II Tepas Panitikisma Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat KRT Suryo Satriyanto menjelaskan pemuliaan Alun-alun Utara itu dilakukan dengan penggantian pasir.
“Tanah di Alun-alun Utara telah mulai digali secara bertahap sejak Minggu (3/4/2022) dan diperkirakan akan selesai dalam empat bulan ke depan, tepatnya pada bulan Juli 2022,” katanya dalam keterangan resmi yang diterbitkan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (14/4/2022).
Suryo Satria menegaskan aktivitas itu dilakukan untuk memperbaiki kondisi tanah di Alun-alun Utara. Selama ini, terdapat banyak aktivitas yang menyebabkan kondisi alun-alun kurang ideal. Material asli berupa pasir telah bercampur dengan material lain seperti sampah.
“Material asli penyusun alun-alun yakni pasir, telah tercampur dengan banyak material lain karena kegiatan yang dilaksanakan di alun-alun Utara sering tidak sejalan dengan kelestarian alun-alun. Belum lagi soal sistem drainase kurang memadai,” ujarnya.
Sejak pengerjaan itu dilakukan, para pekerja banyak menemukan tumpukan benda-benda yang tidak seharusnya berada di alun-alun. Mulai dari timbunan sampah, spanduk, hingga pondasi beton untuk kegiatan temporer yang pernah digelar di alun-alun. “Sehingga diperlukan pengerjaan untuk mengembalikan tanah Alun-alun Utara ke material aslinya yakni pasir, sangat penting untuk menjaga kemuliaan serta kelestarian Alun-alun sebagaimana mestinya,” katanya.
Sebelumnya, Pengageng Kawedanan Hageng Panitropuro Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Condrokirono membenarkan adanya pengerjaan fisik di Alun-Alun. Menurutnya hal itu untuk membersihkan sejumlah sampah yang mengendap selama puluhan tahun.
“Alun-Alun dibersihkan, banyak sampah yang puluhan tahun mengendap di situ,” kata GKR Condrokirono saat dimintai konfirmasi melalui pesan singkat ponselnya, Rabu (13/4/2022).
Ia mengakui bahwa pengerjaan Alun-Alun Utara Jogja dilakukan penggantian pasir baru, karena kondisi saat ini pasirnya sudah kotor. Sehingga dengan revitalisasi tersebut diharapkan dapat mengembalikan fasad Alun-Alun Utara Jogja seperti dulu lagi. “Kan kemarin itu [pasirnya] sudah kotor, jadi diganti [pasir baru]. dikembalikan seperti dulu lagi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.