Prakiraan Cuaca DIY: Full Cerah Berawan Hari Ini
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi cuaca di seluruh wilayah DIY pada Rabu (13/9/2023) cerah berawan.
Pelajar di kota Jogja merayakan kelulusannya dengan berkonvoi keliling kota, ada juga yang memilih merayakannya di Tugu Jogja./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-Masih banyak siswa di Indonesia yang merayakan kelulusan dengan mencoret-coret baju seragamnya. Namun tidak dengan siswa bernama Margil Banafanu ini.
Dalam media sosialnya, ia mengunggah tulisan betapa bermaknanya seragamnya itu. Postingan itu kemudian diungah ulang oleh akun Instagram @omg.official.id.
Margil memberikan kata-kata yang menyentuh perihal seragam sekolahnya. Ia tidak sampai hati menodai seragamnya yang sudah setia menemani perjalanan sekolah.
"Bagaimana mungkin aku menodaimu, sementara kau saksi perjalananku dalam menempuh pendidikan di SMA," tulis dia sembari menyertkana foto dirinya mengenakan seragam putih berdasi abu.
Ia juga tidak sampai hati jika harus mencoret-coret seragam karena tersemat bendera Indonesia pada pakaian sekolahnya itu. "Bagaimana mungkin aku menodaimu sementara di bagian dada kiri menempel bendera kebanggan Indonesia," lanjut dia.
Pada bagian akhir, ia mengingat jasa-jasa orang tuanya yang telah berjuang membeli seragam untuknya. Hasil keringat mereka menjadi penyemangat untuk menjaga seragam itu tetap dalam kondisi baik.
"Jika aku menodaimu berarti aku tidak bisa menghargai orang tuaku yang susah payah membelimu dengan keringatnya. Jika aku menodaimu apalah daya hasil pendidikan selama tiga tahun ini," tutup dia.
Sontak postingan itu mendapat beragam respons dari warganet. Di antara mereka ada yang juga melakukan hal yang sama. Entah karena akan dipakai adik atau disumbangkan.
"Bagaimana mungkin aku menodaimu, sementara adekku masih butuh," tulis salah satu akun.
"Lulus SMA THN 2012,,tmn tmn skolah sibuk keliling konvoi sambil coret coret baju ,,saya malah pulg krumah ,,smua baju sekolah saya ,saya serahkan ke sekolah krna msh bgus dan BS dipakai bagi yg membutuhkan," timpal yang lain.
"Hati nya bener" sdh menang..!!!! Semangatt kaka..!!!! Adakah pelajar macam ni yg lain, maka aman sdh dunia pendidikan d negeri ini, tdk ada tawur dll.. #salut #respect," puji lainnya.
Nah, buat kalian anak-anak sekolah yang sebentar lagi lulus, bisa mencontoh Margil Banafanu ini ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Instagram
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi cuaca di seluruh wilayah DIY pada Rabu (13/9/2023) cerah berawan.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.
Jakarta Garuda Jaya menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada perempat final AVC Champions League 2026 Putra malam ini di Pontianak.
Amerika Serikat membebaskan deposit visa bagi sebagian penonton Piala Dunia 2026 dari negara tertentu pemegang tiket resmi.
Meta menguji fitur Meta AI di Threads yang memungkinkan pengguna bertanya langsung soal tren dan berita viral seperti Grok di X.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.