Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Rektor UGM Panut Mulyono/Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN--Pembangunan gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM akan segera dimulai.
GIK merupakan bangunan yang memiliki fungsi sebagai fasilitas kemahasiswaan dan menjadi tempat bertemunya mahasiswa dari berbagai fakultas dan sekolah.
Rektor UGM, Panut Mulyono menjelaskan Peletakan batu pertama pembangunan GIK rencananya dilakukan Juni mendatang untuk menandai dimulainya proses pembangunan.
“Pembangunan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas sudah pada tahap segera dimulai. Dalam waktu tidak lama peletakan batu pertama bisa dilakukan,” ujarnya, Selasa (24/5/2022).
Gedung GIK akan dibangun di lahan seluas 49.500 meter persegi yang terletak di sisi barat Jalan Pancasila, dengan tapak bangunan direncanakan seluas 19.817,5 meter persegi.
Bangunan ini memiliki tiga lantai dengan bagian atap yang difungsikan sebagai ruang terbuka.
Adapun proses perencanaan dan persiapan pembangunan GIK melibatkan kontribusi serta dukungan banyak pihak.
Untuk itu, Panut mengapresiasi usaha setiap pihak yang terlibat, mulai dari internal UGM maupun lembaga-lembaga terkait yang telah mengupayakan banyak hal bagi persiapan pembangunan GIK.
Dia juga berharap proses pembangunan akan berjalan dengan lancar sehingga bangunan ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas yang positif.
“Harapannya ini betul-betul menjadi sarana prasarana yang berfungsi dengan baik dan membanggakan, serta bisa menjadi model bagi perguruan tinggi lainnya,” ungkapnya.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset, Bambang Agus Kironoto, menuturkan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas disiapkan untuk memenuhi kebutuhan ruang dengan berbagai kemanfaatan.
“Bangunan ini akan menjadi salah satu ikon tidak hanya di UGM tetapi juga di Jogja. Desainnya sangat baik,” kata dia.
Bangunan GIK terbagi ke dalam tiga zona, yaitu Zona Kepemimpinan di sisi selatan bagi organisasi mahasiswa seperti BEM dan Menwa, Zona Inovasi Teknologi dan Kewirausahaan di bagian tengah, serta Zona Seni dan Budaya di sisi utara.
GIK dirancang dengan sejumlah ekosistem pendukung, yaitu talent development, personalized learning, longlife learning, interdisciplinary competence and standard application, future leadership, serta innovation in humanity and nation contribution.
Di dalam GIK terdapat sejumlah fasilitas seperti auditorium, pusat pelayanan terpadu mahasiswa, pusat kebugaran dan lapangan olahraga, dan fasilitas pendukung lainnya.
Proses pembangunan direncanakan selesai pada tahun 2024 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.