Dua Desainer PDIP DIY Lolos Nasional Fatmawati Trophy 2026
Dua desainer kebaya dari DIY lolos tingkat regional Fatmawati Trophy 2026 dan akan bersaing di tingkat nasional di Bali pada Oktober 2026.
Triana Purnamawati (tengah) dan Edy Susanto (ketiga dari kanan) dalam pembukaan Gelar Talenta dan Karya Vokasi di SMK Koperasi Jogja, Umbulharjo, Jogja, Senin (23/5). - Ist
Harianjogja.com, JOGJA — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Koperasi Jogja mengadakan Gelar Talenta dan Karya Vokasi 2022, pada 23 hingga 25 Mei 2022. Gelar karya merupakan tindak lanjut dari tugas akhir tiap peserta didik.
Untuk kelas tiga jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, mereka membuat proposal usaha sampai membuka stan makanan. Sementara untuk jurusan Desain Komunikasi Visual memamerkan karyanya, baik berupa lukisan, desain, atau lainnya. Untuk jurusan Akuntansi dan Lembaga Keuangan menjadi pendukung pada kedua jurusan tersebut.
Kepala SMK Koperasi Jogja, Edy Susanto mengatakan, stan pada bazar telah melalui proses ujian dari penguji internal maupun eksternal sekolah. Dari eksternal sekolah merupakan orang yang berkompeten dalam jurusan terkait.
"Tema kali ini Bangkit dan Berprestasi. Hal ini baik untuk yang masih sekolah atau yang sudah lulus, harus tanamkan itu. Apalagi sekarang mulai ada kebijakan relaksasi kegiatan, sehingg geliat ekonomi dan sosial mulai bangkit, namun tetap utamakan protokol kesehatan," kata Edy, Rabu (25/5/2022).
Gelaran ini juga sebagai latihan peserta didik menjelang dunia kerja. Terlebih dengan adanya pandemi Covid-19, beberapa kegiatan seperti pembelajaran, praktik, dan lainnya sempat tidak maksimal. Lantaran pandemi pula, agenda tahunan ini sempat terhenti beberapa kali sebelumnya.
Sehingga momentum baik dengan melandainya kasus Covid-19 perlu direspom dengan tepat, agar sekolah kembali bangkit dan berprestasi. Kelas 10 dan 11 juga kami libatkan. Agar mereka punya gambaran terkait proses kelulusan. Sementara untuk gelar talenta, semua kelas wajib berpartisipasi, sesuai bakat dan minatnya masing-masing.
“Kami berharap peserta didik ke depan terus belajar, sepanjang hayat, untuk peningkatan personalitas, karakter pribadi, kemampuan, dan lainnya. Harus diasah terus, bahkan meski sudah lulus dari SMK Koperasi Jogja dan berada di tengah masyarakat. Justru kadang pelajaran penting kehidupan ada di masyarakat,” katanya.
Kepala Balai Pendidikan Menengah Kota Jogja, Triana Purnamawati mengatakan, kelas 12 SMK perlu mempersiapkan rencana ke depannya.
“Lulusan SMK harus punya orientasi yang jelas. Bekerja, melanjutkan studi, atau wirausaha,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua desainer kebaya dari DIY lolos tingkat regional Fatmawati Trophy 2026 dan akan bersaing di tingkat nasional di Bali pada Oktober 2026.
Kopdes Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi bertahap pada September 2026. Jumlahnya berpotensi melampaui 10.000 unit.
Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dipercaya menjadi Komandan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka.
SBY menilai target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027 ambisius tetapi masih bisa dicapai dengan kebijakan yang konsisten.
Upacara HUT RI ke-81 di Kulonprogo digelar tanpa tenda dan kursi VIP. Kursi khusus disediakan bagi veteran dan sesepuh daerah.
Megawati Soekarnoputri mengungkap pernah dipanggil polisi tiga kali dan diperiksa jaksa saat era Orde Baru.