Ada Program Sertakan BPJamsostek, Perusahaan di Jogja Diajak Lindungi Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Salah satu pementasan tari dalam Gelar Seni Pranatan Anyar bertema Lestari Budayaku di Tebing Breksi, Prambanan, Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN-Penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) memberi dampak positif bagi banyak sektor, termasuk pada sektor wisata. Di Sleman, pengelola destinasi wisata sudah diperbolehkan menggelar atraksi wisata.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono. Ia menjelaskan dengan penurunan level PPKM ini kegiatan pariwisata di wilayah Sleman bisa lebih menggeliat lagi. “Geliat wisata lebih menggeliat. Ya, ini benar-benar anugerah bagi pelaku wisata,” ujarnya, Rabu (8/6/2022).
Pada PPKM level 1 ini, kegiatan masyarakat sudah bisa lebih longgar. Di sektor wisata, kegiatan berupa atraksi wisata atau pertunjukan seni sudah boleh digelar. Ia telah mengizinkan pengelola destinasi wisata untuk menggelar atraksi wisata untuk menarik minat pengunjung.
Meski demikian ia tetap mengimbau pelaku wisata dan wisatawan untuk tidak lengah karena PPKM level 1 bukan berarti benar-benar bebas. “Harapan saya teman-teman pelaku wisata tetap jangan lengah dan harus hati-hati. Karena ini masih pandemi," kata dia.
BACA JUGA: Apa Isi Catatan Khusus Haryadi Suyuti yang Ditemukan KPK Saat Menggeledah Ruangan?
Pengelola Desa Wisata Pulesari, Kapanewon Turi, Didik Irwanto, mengatakan bersyukur saat ini kegiatan masyarakat bisa lebih longgar dengan PPKM level 1. Meski sudah sudah diperbolehkan atraksi wisata, pihaknya belum berencana menggelar pertunjukan dalam waktu dekat.
Hal ini dikarenakan Desa Wisata Pulesari masih menekankan pada pengunjung masyarakat lokal. Saat ini Desa Wisata Pulesari lebih berfokus pada novasi area atraksi wahana yang baru. “Supaya menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang sudah berkunjung di tempat kami pada saat sebelum pandemi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Penjualan mobil September 2026 turun dari Agustus, tetapi tumbuh 28,1% secara tahunan. Simak data Gaikindo hingga September.
BSU 2026 Rp900.000 menyasar 13,3 juta pekerja. Simak cara cek NIK dan status penerima melalui laman resmi Kemnaker.
David Silva kembali bermain di usia 40 tahun setelah tiga tahun pensiun. Mantan pemain Man City itu bergabung dengan Supreme Sha Tin.
Sekolah Garuda memperluas akses pendidikan berkualitas bagi siswa daerah dengan kurikulum global, beasiswa, dan target 100 sekolah pada 2029.
Kasus diare di Sleman mencapai 1.337 pada September 2026. DPRD meminta Dinkes menginvestigasi penyebab dan menguji kualitas air warga.