Prabowo Serahkan Urusan Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN ke PSSI
Prabowo menyerahkan urusan bonus Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026 kepada PSSI dan memuji perjuangan skuad Garuda.
Ilustrasi aktivitas di laboratorium./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang berada di Balai Laboratorium Kesehatan Kalibrasi (BLKK) DIY mampu bersaing dengan laboratorium swasta. Untuk itu, sejumlah fasilitas canggih akan disiapkan untuk laboratorium tersebut agar lebih siap dalam melayani masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie seusai serah terima jabatan Kepala BLKK DIY dari Setyarini Hestu Lestari kepada Woro Umi Ratih di Kantor BLKK DIY, Senin (20/6/2022). Selanjutnya Setyarini akan menjabat sebagai Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DIY.
BACA JUGA: Pakar: Pemerintah & Swasta Belum Sadar Pentingnya Audit Komunikasi
Pembajun mengatakan para petugas di BLKK memiliki komitmen tinggi terutama menjalankan peran selam pandemi khususnya dalam pemeriksaan laboratorium. Ia berharap laboratorium milik pemerintah mampu bersaing dengan swasta.
"Harapan kami tentu saja Labkes mampu bersaing dengan laboratorium swasta. Jangan lagi ada citra kalau laboratorium milik pemerintah yo koyo ngono kuwi [seperti itu-itu saja]. Termasuk dari sisi fasilitas, kalau di sana pakai AC kita juga pakai," katanya, Senin.
Pembajun mengatakan saat ini BLKK sedang membangun gedung baru, tentunya akan ada penambahan fasilitas laboratorium yang canggih. Namun penambahan fasilitas itu berdasarkan prioritas, karena BLKK sebagai salah satu Badan Layanan Umum (BLU) harus bisa mendanai diri sendiri.
"Termasuk meningkatkan kesejahteraan bagi karyawan dan mutu pelayanan. BLU harus meningkatkan mutu pelayanan, bukan ujung-ujungnya duit," ujarnya
BACA JUGA: Ada Cerita tentang Sejarah Rempah di Teras Malioboro I
Kepala BLKK DIY, Woro Umi Ratih menegaskan fasilitas yang ada di BLKK sebenarnya tidak kalah canggih dengan milik swasta. Terkait peralatan juga standar seperti yang dipakai lab pada umumnya. Selain memberikan dukungan layanan program pemerintah, BLKK DIY memberikan layanan ke masyarakat yang akan periksa laboratorium sekaligus disiapkan dokter.
"Untuk ke depan terkait dengan peralatan dengan adanya gedung baru sudah kami siapkan mulai dari mikrobiologi, lingkungan dan medis seperti apa. Yang jelas kami siap bersaing dengan lab swasta," katanya.
Dia mengatakan layanan di Labkesda justru memiliki kelebihan yaitu dengan harga terjangkau dengan kualitas sama seperti laboratorium swasta. Bahkan ada beberapa jenis pemeriksaan yang harganya setengah dari laboratorium swasta.
"Karena kalau di swasta ada item jasa untuk menggaji petugas, kalau kami [PNS] sudah digaji sehingga tarif tidak terlalu tinggi. Selain itu untuk pemeliharaan alat ada anggaran tersendiri, beda dengan lab swasta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo menyerahkan urusan bonus Timnas Indonesia usai juara FIFA ASEAN Cup 2026 kepada PSSI dan memuji perjuangan skuad Garuda.
Produksi beras Sleman meningkat, tetapi sektor pertanian masih menghadapi tantangan alih fungsi lahan, regenerasi petani, dan gagal panen.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Kamis 8 Oktober 2026, didominasi cerah berawan. Suhu Kota Jogja mencapai 33°C.
Kecelakaan 15 kendaraan terjadi di Tol Cipularang KM 91+900 B. Jasamarga siapkan jalur penyelamat di tiga titik.
Jadwal KSPN Jogja ke Pantai Drini dan Obelix Sea View Kamis 8 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan, rute, dan tarifnya.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.