Soal Imbauan Jilbab SMPN 2 Turi, Disdik Sleman: Kami Jamin Tak Ada Diskriminasi

Anisatul Umah
Anisatul Umah Selasa, 05 Juli 2022 16:27 WIB
Soal Imbauan Jilbab SMPN 2 Turi, Disdik Sleman:  Kami Jamin Tak Ada Diskriminasi

Aturan SMPN 2 Turi soal wajib jilbab. - Harian Jogja/Ist

Harianjogja.com, SLEMAN -- Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman tetap kukuh menyebut imbauan penggunaan jilbab oleh SMPN 2 Turi bukan bentuk diskriminasi. 

Selain itu, mereka juga menjamin tidak akan ada diskriminasi dalam bentuk apapun soal penggunaan jilbab di SMPN 2 Turi.

Sekretaris Disdik Sleman, Sri Adi Marsanto mengatakan pada prinsipnya diimbau dan diwajibkan sangat berbeda.

"Kalau prinsipnya imbau ini kan imbau yang baik. Yang jelas kalau yang wajib memang salah, kalau imbau kan baik-baik saja, kan diingatkan," ucapnya kepada Harianjogja.com Selasa (5/7/2022).

Dia menekankan imbauan ini untuk sesuatu yang baik, bukan sesuatu yang buruk. Itulah sebabnya, menurut dia aturan ini perlu dilihat dahulu, apakah jika diterapkan akan ada gejolak.  

"Kalau imbauan yang jelek itu enggak bagus, enggak boleh, ini mengimbau yang baik menurut saya sebenarnya kata-kata wajib yang salah," tuturnya.

Selain itu, dia juga menegaskan bahwa imbauan ini tidak akan menimbulkan diskriminasi. Pasalnya semua guru juga sudah dewasa, sehingga penilaian akan diberikan dengan objektif.

"Kalau anaknya pintar dikasih nilai jelek kan enggak mungkin. Bapak Ibu [guru] sudah dewasa," ucapnya.

Sebelumnya, aturan wajib jilbab yang sempat dibuat oleh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Turi. Akan tetapi aturan ini akan direvisi oleh pihak sekolah.

Direktur Riset Setara Institute Halili Hasan menjelaskan diskriminasi yang terjadi dalam bentuk pengistimewaan oleh pihak sekolah atas sekelompok anak didik di atas yang lain.

"Terjadi diskriminasi dalam bentuk favoritisme," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online