CJIBF 2026 Catat Potensi Investasi Rp19,07 Triliun ke Jawa Tengah
CJIBF 2026 di Jakarta mencatat potensi investasi Rp19,07 triliun untuk Jawa Tengah, termasuk komitmen dari investor China.
Monev pasca akreditasi dari lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAMPTKES), Senin (18-19/7/2022) secara daring melalui zoom/Ist
Program Studi S1 Fisioterapi dan Pendidikan Profesi Fisioterapi Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta mendapatkan monitoring evaluasi (monev) pasca akreditasi dari lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAMPTKES), Senin (18-19/7/2022) secara daring melalui zoom.
Wakil Rektor 1 Unisa Yogyakarta, Taufiqur Rahman, MA., Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan bahwa monitoring evaluasi pasca akreditasi ini sebagai bagian komitmen Unisa Yogyakarta untuk terus beruapaya meningkatkan mutu pembeajaran, pendidikan dan juga upaya continous improvement untuk prodi S1 Fisioterapi. Oleh karena itu seluruh tim prodi telah menyiapkan data dan kegiatan ini dengan maksimal. Harapannya akreditasi yang akan datang akan meraih predikat unggul.
Taufiq juga menyampaikan Prodi Fisioterapi mengalami perkembangan yang luar biasa, banyak meraih prestasi antara lain yang paling terbaru adalah mendapatkan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dari Kemendikbud Ristekdikti yang saat ini masuk tahun kedua. Ini merupakan bukti kepercayaan pemerintah terhadap fisioterapi untuk mendorong percepatan kualitas di prodi S1 Fisioterapi.
Sementara itu, Asesor LAMPTKES, Dr. Tiar Erawan., S.Ft., Physio., M.Kes, mengatakan bahwa monev ini sebagai upaya LAMPTKES agar institusi melakukan perbaikan secara berkala. Adanya rekomendasi dari akreditasi yang lalu harapannya sudah ditindaklanjuti. Pada hari ini asesor akan melakukan verifikasi dokumen dan mengecek perkembangan yang telah dilakukan oleh prodi S1 Fisioterapi.
Dalam monev ini program studi menyampaikan presentasi mengenai perkembangan program studi sekaligus memberikan bukti nyata berupa dokumen untuk proses verifikasi. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CJIBF 2026 di Jakarta mencatat potensi investasi Rp19,07 triliun untuk Jawa Tengah, termasuk komitmen dari investor China.
BPN DIY memantau kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga almarhum Komaridin di Sleman dan telah menyerahkan warkah tanah kepada Polda DIY.
The Jakmania memboikot laga Persija vs Brisbane Roar karena kenaikan harga tiket. Persija mengalihkan tiket jatah suporter ke penjualan umum.
Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di DIY diperkuat edukasi gizi. Budi Waljiman mendorong SPPG tak hanya membagikan makanan, tetapi...
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Vietnam menyiapkan visa preferensial bagi wisatawan asing yang banyak belanja dan tinggal lebih lama. Simak target pariwisata Vietnam hingga 2030.