BEDAH BUKU: UMKM Didorong Naik Kelas lewat Penguatan Branding
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
KKN-T Universitas Alma Ata (UAA) kelompok 03 melakukan pembersihan lahan dan menanam boga di Kentolan Kidol kecamatan Guwosari, Bantul./Ist
JOGJA-Pembersihan lahan kosong sekaligus budidaya toga (tanaman obat keluarga) KKN-T Universitas Alma Ata (UAA) kelompok 03 di Kentolan Kidol bertempat di halaman samping rumah M.Fakhturrohman selaku Kepala Dukuh Kentolan Kidul. Selama kegiatan berlangsung dihadiri para ibu-ibu kader dari RT 01 hingga RT 04 Kentolan Kidol kecamatan Guwosari, Bantul.
Kegiatan diawali dari pembersihan lahan kosong yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 16 Juli 2022 jam 08.00 kemudian di lanjutkan pada hari Jum'at tanggal 17 Juli 2022 jam 09.00 untuk budidaya toga (tanaman obat keluarga)
Kegiatan ini bertujuan untuk pemanfaatan lahan kosong dan melestarikan budaya tanaman obat. Selain itu juga sebagai penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya toga di sekitar rumah, sekaligus dapat dijadikan obat jika diperlukan sewaktu-waktu.
Pembersihan lahan kosong dilakukan dengan pembersihan pepohonan yang sudah tidak gunakan lagi. Dilanjutkan dengan menyingkirkan ranting dan kayu yang sudah tidak digunakan kemudian pembersih rumput menggunakan pisau bergagang yang bentuknya melengkung dan cangkul, dilanjutkan membuat lahan pertanian menggunakan cangkul. Tugas di bagi dua kelompok yaitu kelompok pertama membuat gundukan hingga beberapa baris sedangkan kelompok kedua mengisi polybag ukuran 20 x 25 cm sebanyak 50 polybag.
Tanaman obat keluarga yang ditanam yaitu jahe dan kunyit. Jahe memiliki berbagai manfaat bagi tubuh yaitu sebagai daya tahan tubuh, mengurangi mual muntah, serta dapat menurunkan kadar gula darah. Kunyit berkhasiat mengurangi nyeri perut, menjaga kesehatan jantung, dapat juga digunakan untuk mempelancar menstruasi. Selain menanam toga juga menanam sayuran seperti cabe, tomat dan terong untuk mengasikkan makanan lebih sehat, menghemat pengeluaran uang, mendukung aktivitas fisik disekitar rumah.
“Kami berharap dengan adanya program pemanfaatan lahan kosong ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan lahan serta penambahan bahan obat di sekitar halaman rumah. Diharapkan kegiatan ini akan terus berlanjut dan dapat menarik minat warga di Pedukuhan Kentolan Kidul, Desa Guwosari Pajangan, Bantul untuk melakukan pengembangan program yang lebih baik lagi,” ujar Sintha Dewi Purnamasari, S.Gz., MS selaku dosen Pembimbing Lapangan kelompok KKN-T 03 kentolan Kidul.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.