Suluh Sumurup Art Festival 2026 Tegaskan Eksistensi Seniman Disabilitas Lewat Karya
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Elma Lucyana (kanan) saat berada di ARTOTEL Yogyakarta./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—ARTOTEL Yogyakarta bekerjasama dengan seniman Elma Lucyana mempersembahkan pameran seni berjudul ‘Interval’. Pameran seni ini akan dibuka untuk umum dengan tetap mematuhi protokol kesehatan mulai tanggal 3 Agustus sampai 3 Oktober 2022 di ARTSPACE, ARTOTEL Yogyakarta.
Elma Lucyana merupakan seorang seniman kelahiran Bontang, Kalimantan Timur. Ia telah menyelesaikan pendidikannya di Universitas Trisakti dengan jurusan Interior Design. Elma mengawali karir senimannya pada pameran karya pada tahun 2021 dengan karya yang berjudul ‘Rupa Rupa Molekul’.
Seolah darah seni telah mengalir dalam tubuhnya, Elma Lucyana juga mendesain interior komersial dan residensial pada produk-produk berkesenian tinggi untuk menunjukkan karakteristik seorang Elma Lucyana.
BACA JUGA: Nikmati Masa Liburan Sekolah di Artotel Jogja
Tak ayal sebuah tangga nada, interval menandakan adanya jarak antara satu memori dengan memori lainnya yang berlangsung secara terus menerus. Elma mencoba mengejawantahkan bunyi-bunyian, kumpulan memori, dan rutinitas rumah di masa kecilnya menjadi sebuah karya visual yang disebut ‘Interval’.
Bagi Elma, menggambar rangkaian bunga sama seperti merangkai memori kenangan masa kecil dengan sang ibu. Terpaut jarak yang begitu jauh, teringat jelas rangkaian bunga yang sering dibuat sang ibu ketika Elma masih kecil.
“Interval adalah manifesto semua manusia dengan ingatan kolektifnya masing-masing. Di setiap serinya ada pengalaman intim, kerinduan, ketenangan, bahkan kemarahan yang menjadikan setiap individu berkembang menjadi versi terbaiknya,” kata Elma, belum lama ini.
BACA JUGA: ARTOTEL Suites Bianti Sediakan Media Lounge untuk Awak Media
General Manager ARTOTEL Yogyakarta, Tuning Mamiek, mangatakan karya-karya yang dipamerkan oleh Elma, seolah mengajak para penikmat seni untuk terus dapat memiliki ingatan kolektif masa lampau. Ingatan kolektif ini kelak akan membentuk manusia di kemudian hari.
“Sebagai hotel yang mengusung konsep seni kontemporer Indonesia, ARTOTEL Yogyakarta akan selalu menyelenggarakan pameran seni secara rutin di ARTSPACE yang berada di area lobby hotel. Kami berharap para tamu hotel dan para antusias seni di Yogyakarta dapat datang dan menikmati pameran yang kami selenggarakan dengan sepuasnya dan kapan saja tanpa dipungut biaya apapun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suluh Sumurup Art Festival 2026 memasuki tahun keempat dengan tema Maneges, menegaskan eksistensi seniman disabilitas melalui karya dan ruang berkesenian
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.