BCA Bantu Kesehatan Mata 3.500 Pelajar Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
BCA memeriksa mata lebih dari 3.500 pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melalui program Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang.
Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kabupaten Bantul/Ist
BANTUL-Seiring dengan dinamika kehidupan masyarakat yang semakin maju, ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik akan terus meningkat. Kecepatan pelayanan dan kemudahan prosedur menjadi unsur yang mendapatkan ekspektasi tertinggi dari masyarakat pengguna layanan.
Hal tersebut tercermin dari hasil Survey Kepuasan Masyarakat yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kabupaten Bantul yang menunjukkan bahwa kedua unsur tersebut masih menempati urutan skor terbawah dari sembilan unsur pada Survey Kepuasan Masyarakat periode Semester I Tahun 2022. Survey Kepuasan Masyarakat merupakan instrumen untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan sekaligus sebagai salah satu tolak ukur kinerja penyelenggara pelayanan publik.
“Secara umum skor SKM DPMPTSP Kabupaten Bantul telah menunjukkan kategori Kinerja Pelayanan BAIK, yaitu dengan skor SKM 86,40. Dari kesembilan unsur yang dinilai yaitu Persyaratan, Prosedur, Kecepatan Pelayanan, Produk Layanan, Biaya/Tarif, Kompetensi Pelaksana, Perilaku Pelaksana, Sarana Prasarana, dan Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan semuanya mendapatkan skor baik dan sangat baik,” demikian disampaikan oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Bantul, Dra. Annihayah, M.Eng beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Annihayah mengatakan bahwa DPMPTSP Kabupaten Bantul berupaya terus meningkatkan indeks kepuasan dengan fokus pada unsur yang mendapatkan nilai paling rendah yaitu Kecepatan Pelayanan dan Kemudahan Prosedur. Cara yang ditempuh yaitu dengan melaksanakan evaluasi bulanan ketepatan waktu penyelesaian izin sesuai SOP, mengevaluasi Standar Pelayanan dan koordinasi secara komprehensif untuk mewujudkan SOP bersama dalam kecepatan penyelesaian izin. Dari evaluasi ini akan diketahui di tahapan mana sebuah permohonan izin mengalami perlambatan proses, dicari penyebab keterlambatan, dan dicari solusi agar tidak lagi terjadi keterlambatan.
“Selain mengevaluasi ketepatan waktu penyelesaian izin, kami juga setiap tahun meninjau ulang Standar Pelayanan yang sudah ditetapkan. Mekanisme, persyaratan, dan prosedur yang menghambat kecepatan proses perizinan bisa diperbaiki dengan cara menetapkan ulang Standar Pelayanan,”tegas Annihayah.
“Upaya lain untuk meningkatkan kepuasan pengguna layanan adalah dengan menciptakan berbagai inovasi. Salah satu inovasi terbaru dari DPMPTSP Kabupaten Bantul yang merupakan pengembangan inovasi "Paketsari" (Pelayanan Keliling Terbit Satu Hari) adalah Klinik OSS, yaitu pelayanan pendampingan kepada masyarakat untuk mendaftarkan perizinan berusahanya melalui laman oss.go.id. Sistem dari Klinik OSS ini adalah petugas mendatangi event tertentu yang banyak dikunjungi masyarakat umum. Kemudian masyarakat yang memiliki usaha namun belum berizin, bisa mengikuti pendampingan mendaftarkan izinnya dan izin dapat keluar pada saat event tersebut [langsung jadi]. Masyarakat yang sudah mendapatkan izin (NIB) setelah pendampingan diberi fasilitas untuk dapat mencetak izinnya. Dengan adanya layanan ini ekspektasi masyarakat tentang perizinan yang cepat dan prosedur yang mudah bisa terwujud,” pungkasnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BCA memeriksa mata lebih dari 3.500 pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melalui program Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.