Pameran Bahan Bangunan Terbesar di Jateng dan DIY Resmi Dibuka
MANTRA EXPO 2 by Qhomemart resmi dibuka hari ini di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kabupaten Bantul/Ist
BANTUL-Seiring dengan dinamika kehidupan masyarakat yang semakin maju, ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik akan terus meningkat. Kecepatan pelayanan dan kemudahan prosedur menjadi unsur yang mendapatkan ekspektasi tertinggi dari masyarakat pengguna layanan.
Hal tersebut tercermin dari hasil Survey Kepuasan Masyarakat yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kabupaten Bantul yang menunjukkan bahwa kedua unsur tersebut masih menempati urutan skor terbawah dari sembilan unsur pada Survey Kepuasan Masyarakat periode Semester I Tahun 2022. Survey Kepuasan Masyarakat merupakan instrumen untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan sekaligus sebagai salah satu tolak ukur kinerja penyelenggara pelayanan publik.
“Secara umum skor SKM DPMPTSP Kabupaten Bantul telah menunjukkan kategori Kinerja Pelayanan BAIK, yaitu dengan skor SKM 86,40. Dari kesembilan unsur yang dinilai yaitu Persyaratan, Prosedur, Kecepatan Pelayanan, Produk Layanan, Biaya/Tarif, Kompetensi Pelaksana, Perilaku Pelaksana, Sarana Prasarana, dan Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan semuanya mendapatkan skor baik dan sangat baik,” demikian disampaikan oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Bantul, Dra. Annihayah, M.Eng beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Annihayah mengatakan bahwa DPMPTSP Kabupaten Bantul berupaya terus meningkatkan indeks kepuasan dengan fokus pada unsur yang mendapatkan nilai paling rendah yaitu Kecepatan Pelayanan dan Kemudahan Prosedur. Cara yang ditempuh yaitu dengan melaksanakan evaluasi bulanan ketepatan waktu penyelesaian izin sesuai SOP, mengevaluasi Standar Pelayanan dan koordinasi secara komprehensif untuk mewujudkan SOP bersama dalam kecepatan penyelesaian izin. Dari evaluasi ini akan diketahui di tahapan mana sebuah permohonan izin mengalami perlambatan proses, dicari penyebab keterlambatan, dan dicari solusi agar tidak lagi terjadi keterlambatan.
“Selain mengevaluasi ketepatan waktu penyelesaian izin, kami juga setiap tahun meninjau ulang Standar Pelayanan yang sudah ditetapkan. Mekanisme, persyaratan, dan prosedur yang menghambat kecepatan proses perizinan bisa diperbaiki dengan cara menetapkan ulang Standar Pelayanan,”tegas Annihayah.
“Upaya lain untuk meningkatkan kepuasan pengguna layanan adalah dengan menciptakan berbagai inovasi. Salah satu inovasi terbaru dari DPMPTSP Kabupaten Bantul yang merupakan pengembangan inovasi "Paketsari" (Pelayanan Keliling Terbit Satu Hari) adalah Klinik OSS, yaitu pelayanan pendampingan kepada masyarakat untuk mendaftarkan perizinan berusahanya melalui laman oss.go.id. Sistem dari Klinik OSS ini adalah petugas mendatangi event tertentu yang banyak dikunjungi masyarakat umum. Kemudian masyarakat yang memiliki usaha namun belum berizin, bisa mengikuti pendampingan mendaftarkan izinnya dan izin dapat keluar pada saat event tersebut [langsung jadi]. Masyarakat yang sudah mendapatkan izin (NIB) setelah pendampingan diberi fasilitas untuk dapat mencetak izinnya. Dengan adanya layanan ini ekspektasi masyarakat tentang perizinan yang cepat dan prosedur yang mudah bisa terwujud,” pungkasnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MANTRA EXPO 2 by Qhomemart resmi dibuka hari ini di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 26 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Bayern Munchen menegaskan Michael Olise tidak masuk daftar jual meski terus dikaitkan dengan Real Madrid pada bursa transfer musim panas.
Kementerian PU menyiapkan empat ruas jalan tol yang dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI AU untuk mendukung kesiapsiagaan nasional.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 26 Juli 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.