Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Pelajar mempelajari koleksi museum dalam ajang Bantul Museum Expo, Sabtu (20/8/)
Harianjogja.com, BANTUL — Puluhan koleksi dari 15 museum di Bantul dipamerkan dalam Bantul Museum Expo 2022 yang diselenggarakan selama tiga hari sejak Sabtu-Senin (20-22/8/2022) di The Ratan, Kampung Mataraman, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul.
Bantul Museum Expo yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Bantul tersebut untuk ditujukan mengenalkan museum sekaligus koleksi yang ada di dalamnya kepada masyarakat umum.
Kepala Dinas Kebudayaan, Nugroho Eko Setyanto mengatakan museum kini terus berbenah dan berkembang untuk menjadi tempat belajar sekaligus hiburan yang menyenangkan bagi pengunjung. Museum baru terus bermunculan dengan beragam jenis koleksi serta aktivitas dan sarana prasarana yang disediakan.
BACA JUGA: BOB Sunset Run 2022: Peserta Tercepat 24 Menit 25 Detik
Sejarah perkembangan budaya, pemerintahan, pendidikan, kehidupan sosial ekonomi dapat dilihat pada koleksi museum-museum yang ada di Bantul. Tugas museum yang menjadi media pendidikan atau edukasi, pengkajian dan kesenangan atau rekreasi sejalan koleksi museum yang dapat merekonstruksi tentang sejarah masa lalu di masa kini, sebagai bukti eksistensi peradaban di Bumi Projotamansari.
“Karena itu untuk lebih mengenalkan museum serta koleksi yang ada di dalamnya, kami menggelar Bantul Museum Expo. Kegiatan ini menjadi program kegiatan promosi museum yang pertama kali dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Bantul bekerja sama dengan Forum Komunikasi Museum Bantul juga dengan pihak perguruan tinggi ISI Jogja,” kata Nugroho saat membuka Bantul Museum Expo, Sabtu (20/8/2022).
Nugroho mengatakan ada puluhan koleksi museum yang dihadirkan yang mewakili dari 15 museum dalam pameran tersebut. Melalui pameran itu, diharapkan dapat menjadi media pembelajaran bagi masyarakat khususnya pelajar.
Pasalnya, tidak hanya menampilkan koleksi tentang museum, masyarakat juga bisa mengetahui langsung benda-benda koleksi sehingga masyarakat bisa lebih meresapi dalam jiwa mereka.
Kegiatan tersebut juga bagian dari memperingati satu dasawarsa Undang-Undang Keistimewaan DIY, HUT ke-4 Forum Komunikasi Museum Bantul (FKMB), serta Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI.
“Tema yang diambil untuk Bantul Museum Expo tahun ini adalah Pustaka Raya. Pustaka maksudnya adalah representasi museum-museum di Bantul, dan Raya berarti tak terbatas, dimaksudkan bahwa pengetahuan tidak hanya sebatas dari buku tetaou juga bisa diperoleh melalui koleksi-koleksi museum,” papar Nugroho.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap dengan berlangsungnya Bantul Museum Expo dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke museum. Pihaknya meminta Dinas Kebudayaan dan pengelola museum terus berinovasi menyajikan program-program yang menarik agar dapat merubah paradigma masyarakat tentang museum yang sebelumnya dianggap sebagai destinasi yang statis menjadikan museum sebagai lembaga yang lebih dinamis.
“Maka diperlukan lebih banyak konteks dan sajian informasi yang menarik tentang koleksi museum, sehingga akan dapat memberikan pengalaman dan kedekatan antara museum dan pengunjung, terlebih di era digital ini, mari terus kita berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga museum semakin menarik dan diminati untuk dikunjungi,” kata Halim.
Salah satu yang dapat dinikmati dalam Bantul Museum Expo tahun ini adalah film tentang perjuangan berjudul Bakti 1947. Film itu merupakan produksi Pangkalan Udara (Lanud) Adisutjipto untuk memperingati Hari Bakti TNI AU pada 2022.
Film Bakti 1947 kini menjadi milik Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala. Selain itu Museum TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala juga memamerkan miniatur patahan pesawat Dakota VT-CLA dan berbagai foto peristiwa 29 Juli 1947, termasuk pakaian para kadet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.