Dikukuhkan Guru Besar, Eks Ketua KY Usul Model Penyelesaian HAM Berat
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Klinik Pratama Poltekkes Yogyakarta, Rabu (24/8/2022). /Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Sejak dilakukan kick off pada awal Januari 2022 lalu capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster pertama di DIY belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga pekan ketiga Agustus 2022, cakupan booster pertama baru di angka 40%.
Padahal berbagai sentra vaskinasi digelar di berbagai titik, salah satunya yang digelar Dinas Kesehatan bersama institusi Binda DIY di sejumlah wilayah DIY setiap pekan. Koordinator Vaksinasi Binda DIY Adi Riyanto menjelaskan upaya percepatan vaksinasi booster pertama terus dilakukan. Salah satunya menyasar langsung di kelurahan atau mendekati warga.
\"Pagi ini kami bersama Dinkes juga membuka sentra vaksinasi di Klinik Pratama Poltekkes dan beberapa sentra yang lain, targetnya 500 untuk klinik dan di kelurahan sekitar 1.000 warga,\" katanya Rabu (24/8/2022).
Ia berharap melalui percepatan ini harapannya bisa meningkatkan cakupan booster di wilayah DIY. Mengingat persentase booster di DIY masih di bawah 50%. Melalui pembukaan sentra di kelurahan antusiasme masyarakat mulai meningkat karena jaraknya lebih dekat dengan tempat tinggal.
Baca juga: Puskemas Bantul 1 Layani Vaksin Booster Tiap Sabtu
\"Sebenarnya masyarakat bersedia divaksin, ketika sentra itu dibuka lebih dekat, beberapa warga ada yang terkendala jarak,\" ujarnya.
Kabag Humas Biro UHP Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menjelaskan capaian vaksinasi dosis ketiga per 23 Agustus 2022 di angka 40,33% atau sekitar 1,161 juta penduduk di DIY telah dibooster. Dari jumlah itu terdiri atas Kota Jogja dengan persentase tertinggi di angka 97,79%, Sleman 42,32%, Gunungkidul 34,07%, Bantul 26,40% dan Kulonprogo 27,58%.
“Seperti sehari kemarin bisa memvaksinasi dosis ketiga sekitar 8,273 warga di DIY. Jadi pelaksanaan ini terus dilakukan di lapangan,\" ujarnya.
Adapun kasus Covid-19 DIY pada Senin (23/8/2022) bertambah 42 kasus terdiri atas Sleman 22 kasus, Kota Jogja 12 kasus, Bantul 6 kasus, Kulonprogo dan Gunungkidul masing-masing satu kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.