Ratusan Warga Ikuti Senam Hebat di RS Sedayu General Hospital
Ratusan warga memadati area RS Sedayu General Hospital dalam gelaran “Senam Hebat” yang sukses diselenggarakan pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi, meninjau mata air Umbul Wadon dan Umbul Lanang yang berada di lereng Gunung Merapi./Istimewa
SLEMAN—Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi, meninjau mata air Umbul Wadon dan Umbul Lanang yang berada di lereng Gunung Merapi.
Sumadi melihat secara langsung sumber mata air dan perpipaan milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtamarta.
“Ini merupakan bukti komitmen Pemerintah Kota [Pemkot] Jogja dan PDAM Tirtamarta untuk terus senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik dalam penyediaan air bersih kepada masyarakat Kota Jogja,” katanya, Rabu (24/8/2022).
Kedua umbul tersebut merupakan sumber air baku PDAM Tirtamarta. Air di kedua umbul ini sangat jernih, bahkan Pj Wali Kota Jogja berserta rombongan meminum langsung air dari ke dua umbul yang terletak di objek wisata alam Plunyon Kalikuning ini. Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirtamarta, Majiya, menjelaskan pembangunan penangkap air di kedua umbul tersebut dibangun pada 1986-1990.
“Dana dari Pemerintah Pusat tersebut digunakan untuk pemasangan pipa DM 250 dengan panjang 6.131 meter guna mengalirkan air dari Umbul Wadon sampai Bak Pelepas Tekan (BPT) Bedoyo,” ujar dia.
Pemasangan pipa tersebut menambah jaringan pipa yang sudah ada. Termasuk jaringan pipa distribusi sepanjang 94.000 meter yang dipasang periode 1969-1982.
Pihaknya mengungkapkan PDAM Tirtamarta akan terus melakukan berbagai langkah dan upaya untuk mewujudkan pelayanan yang maksimal dan terbaik bagi masyarakat. Di antaranya, menyangkut kualitas dan kuantitas air yang diproduksinya sampai kepada para pelanggan.
Terkait hal tersebut sejumlah pembenahan dan pengoptimalan layanan terus dilakukan. Termasuk penggantian pipa distribusi dan jaringan terus dilakukan.
Pada 2019, PDAM Tirtamarta telah melakukan penambahan debit air produksi di sejumlah titik, perbaikan filter IPA Pengok, serta penggantian meter air pelanggan.
Selanjutnya, pada 2020 dilakukan juga penggantian jaringan pipa distribusi utama dari jenis pipa asbes atau Asbestos Cement Pipe (ACP) ke High-density polyethylene (HDPE ) mulai dari simpang empat Wirobrajan hingga jembatan Sayidan.
Pada tahun 2021 melanjutkan pekerjaan sebelumnya, yakni, melakukan penggantian jaringan pipa distribusi utama utama dari ACP ke HDPE dari jembatan Sayidan sampai dengan Gembiraloka. Simpang empat Patangpuluhan sampai dengan Tamansari, Jalan Mas Suharto sampai dengan Kentungan, Jalan C.Simanjuntak, IPA Gemawang sampai Jalan Magelang. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan warga memadati area RS Sedayu General Hospital dalam gelaran “Senam Hebat” yang sukses diselenggarakan pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.