Rencana Kenaikan BBM, Ketua DPC PDIP Jogja Sebut Beban Ekonomi Rakyat Makin Berat

Triyo Handoko
Triyo Handoko Selasa, 30 Agustus 2022 06:17 WIB
Rencana Kenaikan BBM, Ketua DPC PDIP Jogja Sebut Beban Ekonomi Rakyat Makin Berat

Ilustrasi petugas SPBU/JIBI-Bisnis.com-Rachman

Harianjogja.com, JOGJA—Rencana kenaikan harga BBM bersubsidi ditanggapi DPC PDIP Jogja. Kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut dinilai akan memberatkan masyarakat.

"Rakyat kini sedang berupaya bangkit dari keterpurukan akibat dampak pandemi, pemerintah sebaiknya tak ambil langkah menaikan harga BBM,” jelas Ketua DPC PDIP Jogja Eko Suwanto, Senin (29/8/2022).

BACA JUGA: Polisi Sebut Pengeroyok Suporter PSS Sleman Hingga Meninggal Terkait dengan Suporter PSIM Jogja

Eko yang juga Ketua Komisi A DPRD DIY menyebut menaikkan harga BBM bersubsidi bukan jalan keluar untuk mendukung perekonomian rakyat setelah dihantam pandemi. “PDI Perjuangan Jogja memahami dan mengerti suasana hati rakyat yang menolak kenaikan harga BBM bersubsidi,” katanya.

Pemerintah. menurut dia, sebaiknya fokus memberikan kesempatan rakyat untuk segera bangkit dari dampak pandemi. “Kenaikan harga BBM bersubsidi hanya membebani perekonomian rakyat kecil,” ujarnya.

Alumnus Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM itu menilai kenaikan harga BBM bersubsidi akan berdampak besar bagi rakyat. "Pemerintah sebaiknya mengevaluasi subsidi salah sasaran,” jelasnya.

Langkah evaluasi salah sasaran pemberian BBM bersubsidi, jelas Eko, lebih tepat dilakukan daripada menaikan harga. “Ini penting dijalankan agar rakyat bisa lebih cepat bangkitkan perekonomian nasional,” kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online