Sisa Makanan Pasien RS Jogja Turun berkat Program SI SEDAP
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Acara malam Peduli Stunting di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Minggu (4/9/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
SLEMAN — Stunting masih menjadi masalah dewasa ini. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berupaya menurunkan angka stunting melalui Gerakan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
Gerakan ini akan menyasar keluarga berdampak dan berisiko mengalami stunting. Keluarga yang menjadi sasaran gerakan ini akan memperoleh makanan olahan berprotein tinggi selama enam bulan.
Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo menyampaikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
BACA JUGA: Pemimpin Baru IPNU dan IPPNU DIY Diharapkan Fokus Urus Pelajar di Lingkungan NU
Jika dibandingkan dengan sesama generasi di Asia Tenggara Intelligence Quotient (IQ) bangsa Indonesia paling rendah. "Jadi ada human capital indeks, yang diukur dari kualitas SDM-nya ini juga rendah. Urutan kita di 75-83 naik-turun dari 170 negara," ujarnya dalam acara Malam Peduli Stunting, Minggu (4/9/2022).
Setelah ditelusuri seluruh permasalahan ini berasal dari stunting. Dia menjelaskan ciri-ciri dari stunting adalah pendek, tetapi tidak semua tubuh pendek berarti stunting.
"Orang stunting juga kemampuan intelektualnya itu rendah dan orang stunting mudah sakit-sakitan saat usia 45 tahun sudah sakit-sakitan," jelasnya.
Kondisi ini membuat orang stunting menjadi tidak produktif. Menurutnya dua tahun lalu angkanya masih 27,7% dan dan saat ini sudah turun rata-rata nasional menjadi 24,4%.
"Jadi ya setiap 100 ada 24 yang agak berat. Sleman ini bagus sekali Ibu Bupati bisik-bisik angka Sleman sudah di bawah 7%, Bali juga di bawah 10%, dan DKI juga di bawah 14 persen. Jadi di bawah 14 persen ini DIY, DKI, dan Bali luar biasa," lanjutnya.
Bapak Asuh Anak Stunting, Brigjen TNI Puji Cahyono mengatakan mengajak masyarakat untuk saling bahu membahu menekan angka stunting. Dia akan mengerahkan semua prajurit agar ikut berperan mengentaskan stunting.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin tuntaskan stunting," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sisa makanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Kota Jogja berhasil ditekan hingga 16,9 persen setelah Dinas Kesehatan Kota Jogja menerapkan inovasi
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.