BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Sejumlah warga saat sedang mengakses vaksin booster di kantor Dinas Kesehatan Bantul, Jumat (8/7/2022) lalu./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul mensyaratkan vaksin booster Covid-19 dalam pencairan bantuan sosial (bansos) sebagai dampak kenaikan Bahan Bakar minyak (BBM). Hal tersebut sebagai upaya untuk mempercepat capaian vaksinasi Covid-19 dosis ketiga di Bantul.
Syarat itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis. Surat No.443/03965 tertanggal 9 September 2022 tersebut ditujukan kepada panewu, lurah, dan kepala puskesmas. Mereka diminta untuk menginventarisasi data penerima bansos BBM di wilayah masing-masing.
“Bagi yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera melaksanakan vaksinasi,” demikian bunyi dalam surat tersebut.
Dalam poin D, Helmi mengatakan bahwa pemberian bansos atau BLT BBM dilaksanakan dengan berpedoman pada Peraturan Presiden (Perpres) No.14/2021 Pasal 13 A.
Pasal tersebut menyebut setiap orang yang sudah ditetapkan sebagai sasaran vaksinasi Covid-19 wajib melakukan vaksinasi Covid-19. Mereka yang sudah ditetapkan sebagai sasaran vaksinasi dan tidak melaksanakan vaksinasi tidak akan mendapatkan jaminan sosial atau bantuan sosial. Selain itu juga ada penghentian layanan administrasi pemerintah.
Helmi Jamharis saat dimintai konfirmasi pada Sabtu (10/9/2022), membenarkan surat edaran tersebut.
“Intinya untuk mendorong capaian booster dan tingkat imunitas masyarakat terhadap Covid-19 meningkat,” kata Helmi.
“Di samping itu untuk menumbuhkan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap produk hukum pemerintah, khususnya Prepres Nomor 14 Tahun 2021.”
Sebelumnya, Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, Elina Chrisniati, menyebutkan capaian vaksin dosis pertama per 6 September 2022 yang sudah disuntikan sebanyak 791.157 orang dari total sasaran 899.352 orang atau sekitar 87,97%.
Sementara, capaian dosis kedua yang sudah disuntikan sebanyak 758.906 orang dari total sasaran 899.352 orang atau sekitar 84,38%. Adapun capaian vaksin dosis ketiga atau booster sebanyak 188.554 orang dari total sasaran 752.225 orang atau sekitar 25,07%.
Elina tidak menampik capaian vaksin booster masih cukup rendah.
“Kendalanya masih sama dengan kemarin-kemarin, masyarakat merasa sudah cukup dengan vaksin dosis kedua. Selain itu mungkin karena Covid-19 sudah mereda,” kata Elina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Memberi minum kepada korban kecelakaan ternyata bisa berbahaya. Simak penjelasan medis mengenai risiko tersedak, aspirasi, hingga gangguan penanganan darurat.
Gaji baru masuk tetapi saldo rekening cepat menipis? Simak empat cara mengelola pengeluaran rutin agar keuangan tetap aman hingga akhir bulan.
Amerika Serikat memberlakukan visa bond permanen hingga Rp327 juta bagi pemohon dari 50 negara, termasuk Indonesia.