Petani Muda Magelang Andalkan Teknologi, Pertanian Kian Menjanjikan
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Jelajah Kuliner Merawat Masakan Warisan Leluhur./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA — Setelah sukses dengan program Jelajah Pansela bertajuk Membangun Ekonomi Pantai Selatan Jawa, Harian Jogja kini tengah bersiap menggelar Jelajah Kuliner bertajuk Merawat Masakan Warisan Leluhur. Dalam kegiatan ini, Harian Jogja didukung oleh Badan Otorita Borobudur (BOB) dan Alfamart .
Senior Manager Content Strategist Harian Jogja, Laila Rochmatin mengungkapkan kuliner menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan pariwisata.
"Tak jarang, orang datang ke objek wisata karena di sekitar objek tersebut ada makanan yang ingin dinikmati. Bahkan, banyak orang yang mau datang ke suatu tempat karena ingin mencicipi kuliner atau berwisata kuliner. Kuliner bisa menjadi motor yang efektif dalam mempromosikan pariwisata," katanya, Rabu (14/9/2022).
BACA JUGA:
Di Jogja dan Jawa Tengah, katanya, banyak makanan khas yang sudah banyak dikenal wisatawan. Misalnya, gudeg dan bakpia. Kuliner khas di Jawa Tengah tak kalah maknyus. Ada beragam kuliner legendaris yang menarik untuk dijadikan destinasi wisata kuliner.
"Sayangnya, kuliner-kuliner leluhur ini harus bersaing dengan makanan kekinian seperti boba, steak, dan makanan yang diadopsi dari berbagai negara misal ramen," katanya.
Atas dasar itu, Harian Jogja menggelar Jelajah Wisata Kuliner Legendaris di wilayag DIY-Kedu (Jawa Tengah). Program ini bertujuan mengangkat potensi wisata kuliner yang ada di Jogja dan Kedu sehingga bisa diketahui khalayak luas. Dan akhirnya menjadikan aneka jenis makanan legendaris tersebut bisa menarik wisatawan untuk berkunjung.
Dalam program ini, tim akan menelusuri sejumlah produk kuliner legendaris di wilayah DIY meliputi Jogja, Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo, serta eks karesidenan Kedu meliputi Magelang, Purworejo, Kebumen, Wonosobo dan Temanggung. Tim jelajah akan dilepas dan mulai melakukan ekspedisi pada, Kamis (15/9/2022).
Rencananya, program ini digelar pada September-Oktober 2022. Hasil jelajah akan ditayangkan di koran Harian Jogja, media online www.harianjogja.com, serta media sosial Harian Jogja yaitu Youtube, facebook, Instagram dan Tiktok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Sejumlah tanaman yang tumbuh atau dibudidayakan di Indonesia mengandung zat beracun. Kenali bintaro, saga rambat, oleander, kecubung, tembakau, dan jagung.
DPRD Bantul meminta Pemkab memetakan dampak Kelok 23 dan Tol Jogja-Solo-YIA untuk mengantisipasi perubahan arus serta kepadatan lalu lintas.
iPhone Duo mengusung dua kamera belakang 48MP, fitur Smart Take dan Kid Cue, tetapi tidak memiliki sejumlah kemampuan kamera profesional iPhone 18 Pro.
McLaren menyiapkan investasi 500 juta pound sterling untuk memperluas fasilitas di Inggris, mengembangkan mesin mandiri, dan menyiapkan SUV performa pertama.
Indonesia kalah 0-4 dari Rumania di Piala Davis 2026. Tim Merah Putih harus menjalani play-off Grup II Dunia pada 2027.