Rehabilitasi Jalan Srandakan Poncosari Dilanjutkan
Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Bantul dilanjutkan 2,05 km dengan anggaran Rp15,81 miliar hingga akhir 2026.
Ilustrasi./Antara-M Risyal Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja membuka ajang Aparatur Sipil Negara (ASN) Berpestasi. Program yang baru dijalankan tahun ini tersebut diharapkan mampu memicu semangat ASN untuk menelurkan inovasi layanan yang semakin optimal bagi masyarakat luas.
Kepala Bidang Manajemen Karier Kinerja dan Kesejahteraan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Jogja, Andriana Widiantari, mengatakan ajang ini akan memberikan penghargaan kepada ASN yang inovatif dan berhasil mencetuskan ide segar dalam pelayanan publik.
Menurutnya, penghargaan ini kali pertama diadakan di lingkungan Pemkot Jogja pada 2022 ini. Ke depan akan dijalankan rutin setiap tahun guna memberikan semangat kepada para ASN untuk terus mengeluarkan berbagai program yang dirasa bermanfaat dan mempermudah berbagai pelayanan kepada masyarakat luas.
"Nanti akan kami lihat sesuai bidang dan ketugasan masing-masing ASN dari OPD, mana yang paling inovatif. Kami harap ini jadi semacam pengakuan dan apresiasi bagi teman-teman yang punya terobosan baru agar lebih berani diimplementasikan dalam bentuk program," ujarnya, Jumat (16/9/2022).
Andriana menambahkan tujuan lain dari penghargaan ASN berprestasi ini adalah memberikan motivasi kepada ASN untuk berperan secara aktif dalam pembangunan dan pelayanan publik di Kota Jogja. ASN diharapkan dapat berperan aktif lewat kinerja dan prestasi kerja, mengembangkan sikap keteladanan, dan mendorong semangat untuk melahirkan karya terbaik bagi kemajuan Kota Jogja.
Analis Kelompok Substansi Kesejahteraan dan Penghargaan, Ainun Hairany, mepaparkan mereka yang bisa ikut serta dalam ASN Berprestasi adalah pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemkot Jogja.
“CPNS belum bisa mengikuti pada 2022 ini. Kemudian nanti ASN yang mendaftar adalah pegawai yang diusulkan oleh kepala OPD atau unit kerja masing-masing,” katanya.
BACA JUGA: Proyek Tol Jogja YIA, Warga Gamping Sleman Sebut Tanah di Utara Rel Kereta Api Sudah Diukur
ASN yang ingin mendaftar harus memiliki produk inovasi yang dibuat dan telah diterapkan pada OPD atau unit kerja masing-masing minimal selama tiga bulan, terhitung sejak 1 Januari 2020, dibuktikan dengan surat keputusan kepala OPD, unit kerja, atau wali kota.
“Tahun selanjutnya produk inovasi yang telah didaftarkan pada 2022 tidak dapat diusulkan kembali,” ujar dia.
Pendaftaran ASN berprestasi Pemkot Jogja dibuka 31 Agustus dan berakhir 21 September 2022. Selanjutnya akan dilakukan seleksi administrasi dan substansi. Kemudian dipilih 10 finalis terbaik yang akan melakukan presentasi di depan tim penilai. Pengumuman pemenang pada 29 November 2022 bertepatan dengan HUT Korpri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Bantul dilanjutkan 2,05 km dengan anggaran Rp15,81 miliar hingga akhir 2026.
Kolaborasi Purana dan Puragraph di Jogja ubah lukisan Abundance jadi busana artistik, hadirkan konsep “livable art” yang unik.
DPUPKP Sleman targetkan proyek jalan dan jembatan mulai akhir Juni 2026, total 14 paket pekerjaan disiapkan.
Gubernur Jateng dorong desa jadi pemasok Program MBG, libatkan BUMDes dan koperasi untuk perkuat ekonomi lokal.
Korban gempa Venezuela capai 1.430 jiwa, lebih dari 300 gempa susulan terjadi, ribuan warga luka dan kehilangan tempat tinggal.
Gunung Semeru erupsi 4 kali, kolom abu capai 1.000 meter. Status siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.