Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM
Pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan online melalui pengelolaan waktu, diversifikasi produk, dan pemanfaatan fitur live streaming untuk menarik konsumen
Sub Koordinator Fungsional Kelompok Substansi Layanan Arsip DPAD DIY Budi Santoso berdiri di antara foto-foto pameran arsip pelantikan Sultan HB X, Rabu (21/9/2022)/Harian Jogja - Triyo Handoko
JOGJA--Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menyelenggarakan pameran arsip bertajuk pelantikan Sultan HB X. Pameran arsip-arsip pelantikan Sultan HB X jadi Gubernur DIY itu menampilkan pelantikan pertama kali pada 1998 hingga 2017 kemarin.
Bertema Kilas Balik Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, pameran tersebut bertujuan untuk merayakan pelantikan Gubernur DIY pada 10 Oktober mendatang. Selain itu, untuk mendekatkan arsip sebagai sumber literasi ke masyarakat DIY.
Sub Koordinator Fungsional Kelompok Substansi Layanan Arsip DPAD DIY Budi Santoso menjelaskan pameran ini menampilkan berbagai bentuk arsip. “Ada foto, video, rekaman audio, dan arsip dokumen lain,” jelasnya, Rabu (21/9/2022).
Dalam penetapannya sebagai Gubernur DIY, jelas Budi, Sultan HB X mengalami berbagai dinamika. “Dinamika tersebut dapat dipahami melalui arsip-arsip ini, sebagai sumber primer arsip dapat memberikan penjelasan yang valid dan memadai” ujarnya.
Menampilkan sekitar 40 foto bertema pelantikan Sultan HB X dari 1998 hingga 2017, masyarakat dapat mengunjungi Ruang Diorama, DPAD DIY untuk menyaksikan pameran tersebut. Pameran diselenggarakan dari awal September ini hingga 15 Oktober nanti.
Selain pameran untuk mengenalkan arsip ke masyarakat luas, Budi juga menyebutkan akan menggelar webinar dan wisata arsip. “Tema webinar dan wisata arsip masih satu rangkaian dengan pameran ini,” ujarnya.
BACA JUGA: Duh, Sepanjang Tahun Ini, 20 Orang di Gunungkidul Tewas Bunuh Diri
Untuk wisata arsip akan diselenggarakan kunjungan ke berbagai tempat. “Seperti museum Sultan HB IX, Kraton, dan DPAD DIY ini,” ucap Budi.
Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan mengajak masyarakat untuk semakin meminati arsip. “Apalagi di era digital seperti ini yang informasi beredar luas tanpa ada sumbernya, makanya mendekatkan arsip ke masyarakat jadi penting untuk memberikan informasi yang valid,” jelas Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan online melalui pengelolaan waktu, diversifikasi produk, dan pemanfaatan fitur live streaming untuk menarik konsumen
SDN Purwosari memanfaatkan sekitar 600 galon bekas untuk kebun sekolah. Siswa belajar bertani, mengolah limbah, dan mengenal ketahanan pangan.
Sahran Hadziq meraih gelar doktor hukum di FH UII lewat disertasi tentang sistem pemidanaan nasional berbasis kearifan lokal masyarakat adat Bali.
Perpres Ojol Nomor 27 Tahun 2026 mengatur komisi pengemudi, perlindungan sosial, transparansi biaya, dan layanan pengaduan konsumen.
Hasto Wardoyo meminta seluruh kemantren di Jogja meniru program Bapak Asuh Trotoar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan trotoar
Amnesty International mendesak negara-negara menentang sanksi AS terhadap ICC demi menjaga akuntabilitas dan keadilan internasional.