Kenapa Sudah Online Tapi Sepi Pembeli? Realitas Baru Digitalisasi UMKM
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
Poster Korean Wave di Sleman City Hall./Ist
SLEMAN-Korean Wave Batch #2 menghentak publik penggemar budaya Korea di Sleman. Acara yang dipusatkan di Sleman City Hall (SCH) pada Kamis-Minggu (22-25/9/2022) ini selain menampilkan aneka aktivasi berbau Korea juga dimeriahkan dengan sejumlah stan makanan maupun fashion.
Solopos Media Group sebagai pelaksana acara menargetkan anak-anak muda penggemar budaya Korea di kawasan Jogja, Sleman, dan sekitarnya.
Manajer Sirkulasi Solopos Media Group, Franky Simon, menyebutkan acara Korea Wave di Sleman ini adalah acara kedua setelah sebelumnya sukses menghentak publik Solo di Solo Grand Mall pada Mei 2022.
“Kami menyasar pasar Jogja sebagai upaya untuk lebih memperkenalkan budaya Korea dan segala bentuk aktivitasnya kepada kalangan muda. Kami tidak hanya menghadirkan acara yang biasa, karena kami juga menghadirkan sejumlah stand baik kuliner, fashion maupun tenant lainnya,” ujar Franky dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (22/9/2022). *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menurut Survei Profil Internet Indonesia 2025 dari APJII, penetrasi internet di DI Yogyakarta menembus 91,18 persen, tertinggi kedua nasional
KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan utara Madura saat menuju Makassar. Basarnas mengevakuasi sekitar 250 penumpang, penyebab masih diselidiki.
Pesawat wisata Aerodiana jatuh di dekat Garis Nazca, Peru. Sebanyak 13 orang tewas dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Sekolah Rakyat MA 20 Sleman memastikan PWA masih berstatus siswa dan membantah kabar kabur maupun putus sekolah usai kasus celurit.
Krisis migran di perbatasan Spanyol-Maroko menewaskan 67 orang. Gelombang penyeberangan massal diduga dipicu faktor politik dan diplomatik.
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.