PSEL Mundur ke 2028, Jogja Andalkan Gerakan Mas JOS Tekan Sampah
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Ilustrasi Candi Prambanan./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN — Bank Dunia akan memberi pinjaman total Rp64 miliar untuk membangun infrastruktur di wilayah Prambanan, Sleman. Infrastruktur yang akan dibangun, di antaranya adalah fasilitas Saluran Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT).
Perwakilan dari Bank Dunia, Angelia Budi Nurwihapsari menjelaskan Bank Dunia akan menggelontorkan pinjaman sebesar Rp55 miliar untuk pengembangan SPAM di kawasan Berbah, Kalasan dan Prambanan. Selain itu, juga Rp9 miliar untuk peningkatan kapasitas IPLT di Madurejo, Prambanan.
"Sudah disetujui, jadi nanti tinggal dilelang dan dilaksanakan. Kemudian nanti hasilnya bisa dirasakan oleh bapak ibu sekalian dan pastinya para wisatawan," ucapnya dalam kunjungannya di Balkondes Tebing Breksi, Prambanan, Sleman, Rabu (28/9/2022).
BACA JUGA: Kesbangpol Sleman Ajak Ormas dan LSM Wujudkan Pemilu Berkualitas
Tidak sendiri, Bank Dunia melakukan kunjungan bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan kunjungan Bank Dunia ini terkait dengan misi program Indonesia Tourism Development Project yang salah satunya berlokasi di Prambanan, Sleman.
Dia menjelaskan, wilayah Prambanan merupakan salah satu kawasan yang masuk ke dalam program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, Borobudur–Yogyakarta–Prambanan (KSPN-BYP).
Secara khusus daerah Prambanan menjadi lokasi yang dinamai sebagai Key Tourism Area (KTA). "Oleh karena itu, untuk dapat mendukung program KSPN-BYP ini tentunya diperlukan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur yang optimal," jelasnya.
Upaya pembangunan sarana prasarana pendukung di Kawasan Prambanan dan sekitarnya dilakukan dengan pendanaan dari APBD, APBN, hibah, atau pinjaman Loan International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), termasuk dari Bank Dunia.
Lebih lanjut danang menyampaikan, dalam mendorong wisata, Pemkab Sleman akan melakukan beberapa upaya. Seperti promosi wilayah pariwisata,serta pembangunan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Prambanan untuk Kawasan Berbah, Kalasan, dan Prambanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik
Tech3 resmi perpanjang kontrak jangka panjang dengan KTM demi hadapi regulasi baru MotoGP 2027. Tetap dapat pasokan motor spesifikasi pabrikan.