Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, membuka seminar Kesbangpol bersama ormas dan LSM, di Pringsewu Resto, Selasa (27/9/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagai upaya menyukseskan Pemilu Serentak 2024, Pemkab Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengajak organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) turut berperan.
Untuk itu, bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan KPU Sleman, Kesbangpol Sleman menggelar seminar dengan tema Peran Ormas Dan LSM dalam Mengawal Pemilu yang Berkualitas di Kabupaten Sleman, di Rumah Makan Pringsewu, Mlati, Sleman, Selasa (27/9/2022).
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ketahanan Nasional Kesbangpol Sleman, Achmad Raharjo, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan sinergitas antara Ormas, LSM, Pemerintah Kabupaten Sleman, serta stakeholder lainnya dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
Ormas dan LSM yang masuk kategori Non-Governmental Organization (NGO), menurutnya, memegang peranan penting sebagai pilar demokrasi. Keterlibatan Ormas dan LSM dinilai penting dalam membangun demokrasi di Indonesia.
BACA JUGA: UPNVY Undang Juara Karate Dunia Sandra Sanchez ke Jogja
Peran ini terutama dalam hal mengawasi kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. "Hal ini dapat dimaknai sebagai kesadaran politik warga negara untuk turut bertanggung jawab menciptakan sistem dan produk politik yang bersih dan sehat," ujarnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menuturkan Ormas dan LSM memegang peran yang sangat penting dalam mengawal serta mengawasi jalannya Pemilu. Ormas dan LSM juga diharapkan dapat ikut terlibat secara aktif sebagai penyelenggara pemilu, baik di Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) maupun sebagai pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dengan basis keanggotaan masing-massing, ormas dan LSM diharapkan bisa meneruskan informasi yang disampaikan. "Harapan saya, nanti perwakilan Ormas dan LSM ini nanti dapat menginformasikan terkait hasil seminar kami kali ini, sehingga Pemilu Serentak 2024 nantinya dapat berjalan sukses," ujarnya.
Ormas dan LSM juga didorong untuk terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya menggunakan hak pilih dalam pemilu. “Pemilih yang cerdas akan menghasilkan kepemimpinan yang baik. Ormas dan LSM harus ikut secara aktif,” katanya.
BACA JUGA: 11 Mahasiswa AS Dikenalkan Pancasila dan Keberagaman Budaya Jogja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.
Program Jembatan Garuda telah mencapai 1.416 titik pembangunan dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.