Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, BANTUL--Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat sedikitnya tujuh kejadian dampak cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang dan lebat yang mengguyur wilayah ini sejak Senin (3/10/2022) dini hari hingga pagi.
"Laporan sementara yang masuk total tujuh lokasi kejadian dengan rincian empat kejadian gerakan tanah, dua pohon tumbang, dan satu banjir atau genangan," kata Kepala BPBD Bantul Agus Yuli Herwanto dikonfirmasi di Bantul, Senin.
Menurut dia, tujuh kejadian tersebut tersebar di beberapa kecamatan yaitu wilayah Piyungan, Kretek, Imogiri dan Dlingo, namun demikian kejadian tersebut masih dimungkinkan berkembang, karena data yang dilaporkan itu masih sementara.
"Jadi itu laporan sementara dari Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) tentang perkembangan situasi wilayah akibat hujan di Bantul, masih bisa berkembang, laporan masuk sekitar pukul 07.40 WIB, dan perkembangan akan disampaikan kembali," katanya.
Meski demikian, kata dia, akibat kejadian tersebut tidak berdampak pada korban jiwa maupun kerusakan materiil di masyarakat, hanya beberapa infrastruktur dan sarana yang rusak akibat hujan selama lebih dari lima jam tersebut.
BACA JUGA: 110 Hektare Lahan Pertanian di Bantul Terendam Air
"Kalau yang mengungsi karena kejadian itu tidak ada informasi, sampai saat ini tidak ada laporan, kalau merusak itu seperti talut ada yang ambrol, dan ada jalan juga grepes (longsor di sisi jalan)," katanya.
Dia juga mengatakan, hujan yang berdampak pada meluapnya aliran sungai di wilayah Bantul itu juga berdampak pada kerusakan jembatan yang saat ini masih dilakukan penilaian tim di lapangan.
"Ada kemungkinan jembatan di salah satu Sungai Celeng, sudah di asesmen barangkali ada retakan. Hasil dari asesmen teman-teman di lapangan akan segara kita rangkum," katanya.
Atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk mewaspadai ancamannya, apalagi di musim hujan ini, bencana hidrometeorologi sangat berpotensi.
"Jadi kalau Kabupaten Bantul itu memiliki potensi beberapa ancaman bencana, da sekarang ini ancamannya banjir, longsor, memungkinkan nanti angin puting beliung, itu yang disebut dengan bencana hidrometeorologi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.