Masyarakat Diajak Meningkatkan Penghasilan dengan Budi Daya Bawang
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Tim dosen dari UAD yang terdiri dari Murein Miksa Mardhia (Prodi Informatika), Muya Barida (Prodi Bimbingan Konseling) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Piyungan, gelar pertemuan tentang kesehatan fisik dan mental, ./Ist
JOGJA-Memasuki masa pandemi yang saat ini hampir menuju kondisi normal, masyarakat tetap perlu waspada dalam menyikapi pentingnya menjaga kesehatan keluarga sehari-sehari dalam perannya menghindari ancaman penyakit yang berpotensi dapat datang di kemudian hari.
Tim dosen dari UAD yang terdiri dari Murein Miksa Mardhia (Prodi Informatika), Muya Barida (Prodi Bimbingan Konseling) dan Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) Piyungan, Bantul berupaya serius untuk menguatkan peran keluarga inti menjaga kesehatan fisik dan mental, salah satunya dengan penerapan teknologi yang familiar dengan kegiatan sehari-hari.
Kegiatan ini berlangsung dalam dua periode, dimana kegiatan pertama bertema Peran Telemedicine dalam Menjaga Kualitas Kesehatan Keluarga, telah diselenggarakan pada bulan Juni, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan kedua bertema penyuluhan kesehatan mental untuk ibu dan remaja putri melalui keterampilan literasi digital dan evaluasi kesehatan menyeluruh lewat pengisian formulir Holistic Wellness.
Pada pelaksanaannya, peserta diajak untuk lebih kritis terhadap menggunaan teknologi digital sehingga tidak menelan mentah-mentah informasi yang disajikan di ranah jejaring sosial media. Selain itu peserta juga diajak untuk menjaga data pribadi sehingga terhindar dari potensi kejahatan internet. Dengan adanya literasi digital ini dapat memberikan keterampilan kepada peserta dalam berbahasa baik membaca mupun menulis dengan memanfaatkan media digital.
Seluruh kegiatan disambut baik dengan antusiasme masyarakat yang hadir. Hal ini diungkapkan oleh Hindun Yafa selaku ketua PCNA Piyungan. Ditemui pada akhir acara beliau menyampaikan ucapan terimakasih dan harapannya dengan adanya kegiatan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan baik kepada para ibu dalam memanfaatkan teknologi Telemedicine sebagai salah satu media konsultasi keluhan kesehatan, serta kepada para remaja dalam penggunaan media sosial untuk menguatkan kemampuan literasi digital sebagai upaya menjaga kesehatan mental dari potensi pengaruh kurang baik dari berselancar di dunia maya.
Pada kegiatan kedua yang berlangsung tanggal 9 Oktober lalu telah dilakukan pula kegiatan serah terima alat kesehatan berupa tensimeter, pengukur gula darah dan stetoskop oleh tim UAD kepada perwakilan PCNA Piyungan. Harapannya alat-alat ini akan dapat digunakan untuk kegiatan mitra berikutnya yang bermanfaat untuk khalayak yang lebih luas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh tim dosen UAD ini seluruhnya didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UAD.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.