Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Foto ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menerjunkan tim ke lapangan untuk menyelidiki kasus gagal ginjal akut atau acute kidney injury (AKI) yang menelan dua korban balita d wilayah ini.
"Kami baru mendapatkan notifikasi kemarin (Rabu, 19/10/2022) sore, ternyata di Bantul sudah ada dua kasus, kasus yang didiagnosis suspek AKI, suspek gagal ginjal akut," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Rahardjo di Bantul, Kamis (20/10/2022).
Dia mengatakan, dua kasus meninggal dunia akibat gagal ginjal akut tersebut menimpa dua balita yang masing-masing berusia 11 bulan dan tujuh bulan, mereka berasal dari Kecamatan Piyungan dan Sedayu.
Agus menyebutkan dua korban meninggal suspek AKI itu sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sardjito, namun pihaknya belum menerima kabar dan konfirmasi dua bayi itu rujukan dari mana.
"Dan hari ini kita langsung melaksanakan penyelidikan epidemiologi untuk melakukan analisis terkait dengan riwayat anak tersebut, apa yang dikonsumsi dan apapun terkait epidemiologi," katanya.
Oleh karena itu, Dinkes Bantul segera menerjunkan tim kesehatan untuk melakukan kunjungan ke keluarga anak tersebut guna penyelidikan epidemiologi, dan menganalisis.
BACA JUGA: Tegas! Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Putri Candrawathi
"Kewajiban kami kalau ada kasus melakukan penyelidikan riwayat penyakitnya, termasuk pola makan, pola minum obat dan sebagainya, nanti kita akan ambil datanya akan kita analisis," katanya.
Dia juga mengatakan, tim epidemiologi dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dibantu teman Dinkes akan melakukan penyelidikan kasus tersebut.
"Kita juga ada mahasiswa epidemiologi yang di sini 'stanby' untuk kemudian kita minta bantuan untuk melakukan penyelidikan kasus ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.