Imigrasi YIA Gagalkan Keberangkatan Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Para penampil dalam Festival Batik Jagaddhita, Batik Jogja Mendunia./Istimewa
JOGJA - Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BUMD di lingkungan Pemkot Jogja turut mendukung Paguyuban Batik Sidoluhur Kota Jogja untuk terus eksis dan berkembang.
Paguyuban Batik Sidoluhur Jogja ikut ambil bagian dalam serangkaian acara Festival Batik yang diselenggarakan Pemda DIY dengan tema Jagaddhita, Batik Jogja Mendunia di Jogja Expo Center, 19-23 Oktober 2022.
Pada kesempatan ini, Paguyuban Batik Sidoluhur menampilkan karya-karya anggotanya yang merupakan perajin batik di Kota Jogja melalui kegiatan fashion show pada Sabtu (22/10/2022).
Karya-karya yang ditampikan merupakan karya Gee Batik, Rumah Batik Jinggar, Malam Batik, Smart Batik, Namburan Batik, Batik Nigan Asri, Candra Batik, Irene Batik, Damai Langit Batik, Ethnic Batik Gendhis, Javanic Batik, Creative Batik, Yasmin Butik Batik, dan Astor Batik.
Model yang memeragakan fashion show kali ini sangat unik karena berasal dari perwakilan dari OPD dan BUMD di Kota Jogja. Hal ini secara langsung juga menunjukkan keberpihakan dan dukungan dari Pemkot Jogja kepada UMKM dan IKM.
BACA JUGA: Wisuda 988 Mahasiswa, Rektor UPN "Veteran" Yogyakarta Ingatkan Alumni untuk Jaga Pancasila
Ketua Paguyuban Batik Sidoluhur, Theresa Naumi menyatakan fashion show hari ini merupakan fashion show pertama paguyuban dan kami berterima kasih khususnya pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY karena telah memberi kami kesempatan.
"Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkot Jogja yang berkenan menjadi model dan mendukung penuh kegiatan ini," kata dia melalui rilis, Minggu (23/10/2022).
Sekretaris Paguyuban Batik Sidoluhur, Miftahudin Nur Ihsan menambahkan, kegiatan tersebut sangat penting untuk menumbuhkan motivasi bagi anggota-anggota kami untuk terus berkarya. "Karena pandemi Covid-19 benar-benar memukul industri batik di Yogyakarta," kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Jogja, Drs. Tri Karyadi Riyanto Raharjo, M. Si, yang juga menjadi salah satu model dalam acara tersebut menyampaikan jajaran pemerintah dan BUMD di Kota Jogja akan selalu mendukung para pelaku UMKM dan IKM yang ada di Jogja.
"Baik melalui kegiatan pelatihan dan pameran, maupun kegiatan lain. Pada kegiatan kali ini, kami melibatkan OPD di luar Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Jogja, seperti Dinas Kesehatan, Bappeda, BPD DIY, Bank Jogja, dan Kemantren untuk meningkatkan kerja sama dan kolaborasi antar-OPD”.
Dengan adanya kolaborasi yang baik dan berkesinambungan antara UMKM dan Pemkot Jogja, diharapkan kondisi ekonomi dapat pulih lebih cepat dan UMKM akan bangkit lebih kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik