BPBD Gunungkidul Kaji Sinkhole Tileng Bersama Tim Undip
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Bedah buku berjudul Rezeki Berlimpah dengan Sunnah Nabi di Balai Kalurahan Piyaman, Wonosari, Gunungkidul, Kamis (10/11/2022)./Harian Jogja
GUNUNGKIDUL–Dinas Perpusatakaan dan Arsip Daerah bekerjasama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku di Balai Kalurahan Piyaman, Wonosari, Gunungkidul, Kamis (10/11/2022). Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan minat baca di masyarakat.
Anggota Komisi D DPRD DIY, Imam Taufik mengatakan persentase minat baca di DIY sudah baik karena menduduki peringkat kedua di seluruh Indonesia. Meski demikian, antusiasme warga untuk membaca masih kurang.
Oleh karenanya, ada komitmen bersama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY untuk menyelenggarakan bedah buku. “Program ini dilaksanakan di seluruh wilayah DIY. Salah satunya diselenggarakan di Balai Kalurahan Piyaman,” kata Gus Im, sapaat akrabnya di sela-sela bedah buku, Kamis siang.
Menurut dia, tema bedah buku yang diambil di setiap tempat berbeda-beda. Untuk penyelenggaraan di Balai Kalurahan Piyaman membedah buku yang berjudul Rezeki Berlimpah dengan Sunnah Nabi karya Ahmad Zainal Abidin.
“Penulisnya ikut dihadirkan dalam acara bedah buku agar memberikan gambaran kepada peserta yang hadir,” katanya.
Gus Im berharap dengan kegiatan ini dapat memotivasi para peserta agar gemar membaca. Selain itu, juga dapat menggunakan pengetahuan yang didapatkan guna meningkatkan harkat dan martabatnya.
“Banyak ilmu yang diperoleh sehingga bisa dijalankan untuk meningkatkan taraf hidup seperti yang tertuang didalam buku,” katanya.
Guna meningkatkan kesejahteraan, lanjut dia, bisa dilakukan dengan meniru apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad. Menurut dia, Rasulullah tidak hanya sebagai utusan Allah SWT, tapi juga sebagai pedagang yang berhasil di waktu mudanya.
“Jadi ada keseimbangan antara sisi duniawi, tapi spiritual juga diperhatikan. Ingat sahabat Rasul yang dijamin masuk surga banyak yang menjadi orang kaya di masanya,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ahmad Zainal Abidin, penulis buku Rezeki Berlimpah dengan Sunnah Nabi. Menurut dia, menjadi kaya dengan rezeki melimpah merupakan impian setiap orang.
“Tapi bekerja keras saja tidak cukup untuk menjadikan orang kaya,” katanya.
Ahmad mengungkapkan ada kunci sukses lain, yakni dengan rajin menjalankan ibadah. Ia menyakini dengan beribadah sehingga dapat harta yang melimpah dan juga berkah.
“Banyak ibadah sunnah yang ternyata ampuh untuk mengetuk pintu rezeki. Mialna, Shalat Hajar, Dhuha, membaca shalawat dan masih banyak lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menggandeng tim ahli Undip untuk mengkaji sinkhole di Tileng, Girisubo, yang terus melebar di area pertanian warga.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.