PSEL Mundur ke 2028, Jogja Andalkan Gerakan Mas JOS Tekan Sampah
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Ilustrasi petir/Ist-The Independent
Harianjogja.com, SLEMAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memberikan peringatan potensi hujan lebat disertai petir tiga hari ke depan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kelompok Foreskater BMKG YIA, Romadi.
Romadi mengatakan puncak musim hujan di DIY diperkirakan akan terjadi pada akhir Desember 2022 sampai Januari 2023. Masyarakat perlu waspada karena di puncak musim hujan dimungkinkan terjadi hujan sepanjang hari.
Dampak dari hujan yang terus menerus ini bisa menyebabkan banjir hingga tanah longsor. Para penambang pasir di sekitar lereng Merapi juga diminta waspada, karena hujan sepanjang hari bisa menyebabkan banjir lahar dingin.
"Kondisi cuaca di wilayah Jogja untuk tiga hari kedepan potensi hujan sedang sampai dengan Lebat yang disertai petir dan berpotensi angin kencang, dan wilayah terdampak hampir di sebagian wilayah DIY," ucapnya, Rabu (16/11/2022).
BACA JUGA: Dinilai Provokatif, Satpol PP Sleman Copot Spanduk Penolakan Anies Baswedan
Hujan lebat di DIY disebabkan oleh adanya pola tekanan rendah di Barat Sumatera serta pola tekanan tinggi di Barat Daya Australia. Pola tekanan tekanan tertutup di Barat Daya Kalimantan menyebabkan terjadinya pola pertemuan angin di sebagian besar wilayah Jawa termasuk DIY.
"Ditambah lagi suhu muka laut di perairan Selatan dan Utara Jawa juga cukup hangat, kondisi ini membentuk awan-awan hujan sangat besar. Potensi hujan rata-rata terjadi di siang, sore, dan malam hari," jelasnya.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan mengaku telah melakukan berbagai persiapan mengantisipasi terjadinya hujan lebat. Apel siaga seluruh personel terkait telah dilaksanakan pada Sabtu (12/11/2022) lalu.
"Apel siaga dalam rangka menghadapi bencana hidrometeorologi. Kemudian kami juga menyiapkan posko 24 jam terus selalu update informasi berkaitan dengan ancaman," paparnya.
Masyarakat diminta waspada pada potensi bencana hidrometeorologi. Dalam upaya penanggulangan bencana, kata Makwan, sinergi dilakukan dengan semua pihak. "Jadi kaitannya misal butuh alat berat ya kami telepon DPUPKP datang. Dinas Kesehatan, ini ada yang terluka maka mereka datang membantu."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan sampah Jogja diklaim terkendali meski proyek PSEL mundur ke 2028. Produksi 300 ton per hari ditekan lewat Gerakan Mas JOS.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.