DPAD DIY Luncurkan SAPA PUSTAKA, Layanan Konsultasi Perpustakaan Berbasis AI
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY meluncurkan inovasi layanan konsultasi perpustakaan bertajuk Sahabat Asistensi dan Pendampingan Perpustakaan
Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Christiana Rini Puspitasari, Kamis (17/11/2022)./Harian Jogja
SLEMAN—Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman memberikan kesempatan pada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Bumi Sembada yang ingin mengikuti pelatihan dan meningkatkan kapasitas. Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Christiana Rini Puspitasari mengatakan tahun ini ada 109 pelatihan.
Prospek wirausaha, kata Rini, ke depannya sangat bagus. Bagi masyarakat yang akan memilih dunia wirausaha harus punya komitmen kuat sehingga usahanya akan maju. "Kalau sudah komitmen [berwirausaha] dijaga. Ketika sudah dilatih diberikan akses pasar harus dimanfaatkan dengan maksimal. Kalau mau terjun ke situ harus fight," ucapnya, Kamis (17/11).
Berbagai pelatihan yang digelar akan diinfokan oleh dinas melalui web dan media sosial, kemudian disediakan google form. Di dalam menerima peserta pelatihan Dinas Koperasi dan UKM akan memperhatikan asas pemerataan, yakni dengan fokus di semua wilayah Sleman baik Barat, Timur, dan Tengah.
"Jadi daftarnya cepet-cepetan, tetapi akan kami skrining kalau ada yang sudah pernah maka yang diterima yang belum pernah ikut pelatihan. Lalu misal ada yang pernah ikut pelatihan, tapi pelatihannya tidak sama maka akan diterima," ujar dia.
Dia menjelaskan, UKM baru saja diuji saat pandemi, namun nyatanya UKM lebih tahan banting. UKM yang sudah bergerak ke arah digital, menjualnya melalui marketplace maka pandemi lalu tidak jadi kendala.
"UKM yang sudah lari ke digital mereka eksis. Ada juga usaha yang pas, misalnya jamu-jamuan, ini malah naik omsetnya," ucap dia
Tidak dimungkiri, dampak dari pandemi meningkatkan jumlah UKM. Saat ini ada 90.535 UKM di Sleman. Kemungkinan ada beberapa yang terdampak pandemi dan di PHK, lalu memutuskan buka usaha, sehingga jumlah UKM naik. "[mau buka usaha] biasanya pengenalan dulu, apa saja peluang-peluang yang ada," lanjutnya.
Pemasaran Daring
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, R Haris Martapa menyampaikan saat pandemi terjadi peningkatan jumlah UKM sekitar 30.000. Kemungkinan ada peralihan dari pekerjaan sektor formal menjadi informal saat pandemi.
Khusus di Sleman potensi UKM yang besar ada di sektor makanan minuman, jasa, kerajinan dan fesyen. Saat pandemi, Dinas Koperasi dan UKM mendorong agar UKM memasarkan produknya secara online.
"UKM tidak bisa berjalan sendiri, maka kami kolaborasikan dengan kegiatan lain seperti olahraga, kebudayaan, hingga wisata. Di mana ada kegiatan maka kami akan masuk," ucap dia. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY meluncurkan inovasi layanan konsultasi perpustakaan bertajuk Sahabat Asistensi dan Pendampingan Perpustakaan
Cara cek status penerima KJP Plus secara online menggunakan NIK melalui KJP Portal DKI Jakarta. Simak langkah dan informasi lengkapnya.
Timnas U20 Indonesia lolos ke Piala Asia U20 2027 setelah mengalahkan Australia 2-0 dan menjadi juara Grup H kualifikasi.
Sebanyak 764 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, terdiri dari domestik, internasional, dan kargo.
Jelang kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2026, baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja tercatat telah memiliki sertifikat halal.
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.