Telkom Bukukan Pendapatan Rp75,9 Triliun pada Semester I 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
Imam Priyono menyampaikan pentingnya akuntansi desa dalam bedah buku Akuntansi Desa di Kemetiran, Jogja, beberapa waktu lalu./Istimewa
JOGJA—Arah pembangunan yang berbasis desa membuat banyak dana terkucur ke daerah. Bersama dengan itu, perangkat desa dituntut mampu membuat laporan keuangan sesuai dengan standar pemerintah.
Anggota DPRD DIY, Imam Priyono, menyampaikan kini pembangunan berbasis desa sehingga banyak dana mengalir ke desa. Menurutnya hal itu membuat akuntan desa harus mampu membuat laporan keuangan yang baik.
Selain itu, menurut Imam akuntan desa juga harus memahami regulasi pelaporan keuangan.
“Karena yang namanya anggaran pemeriksaan dari BPK selalu dimulai dengan uji kepatuhan terhadap regulasi. Setelah itu baru ke arah substantif, ke arah bilangan. Ketika itu sudah betul ya sudah,” ucapnya dalam bedah buku Akuntansi Desa yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, Selasa (15/11/2022).
Menurut Imam, akuntan desa diharapkan mampu mempertanggungjawabkan anggaran yang dikeluarkan pemerintah melalui desa. Imam menilai kemampuan akuntansi desa sangat penting.
“Karena desa memperoleh bantuan rata-rata lebih dari Rp1 miliar. Apalagi kalau di DIY ada danais [dana istimewa] yang jumlahnya ratusan juta. Ini sangat penting untuk akuntansi desa untuk membuat laporan sesuai standar yang diinginkan pemerintah,” ujar Imam.
Salah satu praktisi yang dihadirkan, Suryani menyampaikan laporan keuangan yang dihasilkan akuntan desa, nantinya harus sesuai standar pelaporan sektor publik. Namun, ia menilai SDM (sumber daya manusia) yang ada di kelurahan belum memadai.
“Kebanyakan SDM yang ada di kelurahan belum memenuhi kriteria untuk dapat membuat laporan sesuai aturan yang ada. Sehingga [untuk menghasilkan] SDM yang lebih bagus dan berkualitas butuh effort bagi kelurahan untuk memberikan pelaporan,” ucap Suryani.
Suryani menilai buku Akuntansi Desa karya David Wijaya yang terbit tahun 2018 sekilas terlihat terlalu banyak pembahasan berdasarkan aturan. “Kalau dilihat sekilas terlihat terlalu banyak yang ditulis karena yang dibahas berdasarkan peraturan, sehingga akuntansinya hanya sedikit,” ucapnya.
Buku terbitan Gava Media tersebut terdiri dari lima bab yang berisi seputar latar belakang perlunya desa melakukan pengelolaan keuangan, kebijakan keuangan desa, pengelolaan keuangan desa, akuntansi desa dan akuntansi pemerintah berbasis akrual. (CRY22).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Satpol PP Sleman menggelar 179 pembinaan kamling di 14 kapanewon selama Semester I 2026 untuk memperkuat deteksi dini gangguan ketertiban dan keamanan lingkunga
Bos Pramac Yamaha Paolo Campinoti menilai MotoGP tidak bisa sepenuhnya meniru Formula 1. Menurutnya, kemampuan F1 menembus pasar premium menjadi hal yang sulit
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.