PDI Perjuangan DIY Peringati 30 Tahun Kudatuli Lewat Panggung Rakyat
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Kepala Dinpar DIY membuat grafiti sebagai simbol pembukaan Young Yakarta di XT Square, Jumat (18/11/2022)./Harian Jogja
JOGJA—Event Young Yakarta berlangsung di XT Square pada Jumat-Sabtu (18-19/11/2022). Kegiatan tersebut adalah bentuk komitmen Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY menggandeng anak muda meningkatkan kualitas pariwisata.
Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk menyemarakkan Young Yakarta. Dari lomba grafiti, breakdance, barbershop, hingga panggung musik. Semuanya dilakukan Dinpar DIY untuk memfasilitasi anak muda agar bersama-sama memajukan pariwisata. Kepala Dinpar DIY Singgih Raharjo menyebut gelaran Young Yakarta baru pertama kali ini dilakukan. “Rencananya kami akan bikin ini secara reguler paling tidak tiap tahun sekali untuk memfasilitasi kaum muda,” katanya, Jumat (18/11/2022).
Singgih menjelaskan selain untuk meningkatkan sektor pariwisata, keterlibatan kaum muda juga penting untuk terus menyokong ekonomi kreatif di DIY. “Mereka anak muda ini punya potensi yang luar biasa untuk bersama-sama meningkatkan ekonomi kreatif, misalnya, kalau di sini ada barbershop,” ujarnya.
Young Yakrta diselenggarakan untuk terus menumbuhkan atraksi seni dan budaya bagi anak muda. “Mereka punya kreatifitas yang luar biasa yang bisa menunjang pariwisata DIY tentu ini harus diberdayakan,” jelasnya.
Pemanfaatan XT Square sebagai tempat penyelenggaraan Young Yakarta, lanjut SInggih, juga melalui pertimbangan matang karena di pusat kota dan kerap kali dijadikan tempat berkegiatan kaum muda. “Harapannya XT Square ini terus ramai dan jadi ikon wisata anak muda tersendiri,” ucapnya.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinpar DIY Kurniawan menjelaskan penggunaan XT Square untuk Young Yakarta karena memiliki fasilitas penyelenggaraan kegiatan yang memadai bagi kamu muda. “Di sini indoor, outdoor, bisa dilakukan, ada panggung musik, ada ruang bazar juga,” jelasnya, Jumat siang.
Kurniawan berkomitmen untuk terus melibatkan kaum muda dalam kegiatan pariwisata. “Atraksi seni budaya itu kan juga tidak hanya yang tradisi, ada yang kontemporer juga itu biasanya kaum muda yang lebih paham jadi penting untuk melibatkan mereka dalam acara pariwisata,” ujarnya.
Ke depan, Kurniawan akan terus melibatkan kaum muda untuk mempromosikan destinasi dan objek wisata di DIY. “Mereka ini ikatan komunitasnya tinggi, bisa jadi pengungkit kunjungan juga, penting makanya menggandeng anak muda,” katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT ke-18 sepanjang 2026. Penyidik masih mendalami kasus dan memiliki waktu 24 jam menentukan status pihak
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.