Saham IBOS Naik 16,13 Persen Setahun, Perusahaan Siapkan Ekspansi Hotel di Jogja
PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menyiapkan pembangunan hotel baru di Jogja pada 2027 dan penambahan outlet restoran, seiring kenaikan saham 16,13% dalam setahun.
Lurah Panggungharjo, Wahyudi Anggoro Hadi (kedua dari kanan) dalam talkshow bertajuk FKY Jadi Pengungkit Ekonomi Warga DIY, Jumat (2/12/2022)./Harian Jogja-Stefani Yuliandriani)
Harianjogja.com, BANTUL — Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) diklaim memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat yang menjadi lokasi gelaran festival tahunan tersebut.
Hal itu yang dirasakan oleh warga Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon. Selama 21 hari FKY digelar di wilayah tersebut pada 2019 lalu, warga yang membuka stan dagangan mengaku meraup omzet hingga Rp1,6 miliar dari sejumlah aktivitas yang digelar di FKY 2019, tepatnya di Kampoeng Mataraman, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon.
Lurah Panggungharjo Wahyudi Anggoro Hadi mengatakan FKY 2019 yang diselenggarakan di Kampoeng Mataraman mendapatkan banyak pengunjung setiap harinya. “Rata-rata setiap malamnya sekitar 10.000-15.000 pengunjung, kami sih belum menghitung belanjanya berapa,” kata Wahyudi.
Dari aktivitas pengunjung tersebut, warga Kalurahan Panggungharjo mendapatkan sejumlah keuntungan. Pertama, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengolah sampah mengalami peningkatan omzet. “Dari aktivitas pengunjung yang rata-rata 10.000 [pengunjung] sekitar 2 ton-an sampah setiap malam kami ambili. Dari sana sudah bisa dihitung dampak ekonomi yang didapatkan secara langsung,” kata Wahyudi dalam talkshow yang digelar Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY bertajuk FKY Jadi Pengungkit Ekonomi Warga DIY di Kampoeng Mataraman, Jumat (2/12/2022).
BACA JUGA: Dispar Bantul Tak Gelar Acara Apapun saat Libur Nataru, Ini Penyebabnya
Dia juga mengatakan jumlah sampah tersebut akan meningkat dua kali lipat ketika akhir pekan. Selain itu, warga juga mendapatkan manfaat ekonomi hampir mendekati Rp150 juta dari pendapatan parkir.
Warga juga mendapatkan keuntungan dari pasar kuliner yang terselenggara saat itu. “Pasar kulinernya kami wajibkan untuk menggunakan mata uang lokal, sehingga kami bisa menghitung omzet masing-masing stand,” kata Wahyudi.
“Totalnya [omset selama FKY] sekitar Rp1,6 miliar selama 21 hari. Dari sana kami sangat merasakan dampak positif dari adanya FKY ini,” kata Wahyudi.
Menurut Wahyudi, perkiraan saat ini pendapatan Kampoeng Mataraman, usaha yang dikelola BUMDes Kelurahan Panggungharjo omzetnya sekitar Rp200 juta per bulan.
Menurut Wahyudi, penyelenggaraan FKY menjadi media publikasi keragaman budaya yang dapat diketahui masyarakat secara gamblang. “Itu [menjadi media publikasi] menjadi salah satu impact [dampak] yang saya kira dampak ekonomi jangka panjang. Karena dari sana kemudian melahirkan banyak ide, kreativitas, yang kemudian terkait langsung dengan menciptakan market-market terbuka dan sebagainya, dari hasil kunjungan selama 21 hari,” kata Wahyudi.
Menurut Wahyudi, salah satu sisi kebudayaan yang dapat memberikan manfaat untuk peningkatan ekonomi dengan kerja kreatif sangat menarik.
“Jadi ekonomi kreatif melalui festival, melalui event bisa mengundang orang untuk datang. Dari sana perputaran ekonomi itu. Kegiatan itu juga melahirkan beberapa ide, gagasan,” kata Wahyudi.
Ketua 3 FKY 2022, Irfan Rizky Darajat mengatakan festival kesenian selalu punya dampak ekonomi. “Mau di mana pun [penyelenggaraan FKY] pasti selalu ada warga yang terdampak ekonomi, parkir dan sebagainya,” katanya.
Menurut Rizky, penyelenggaraan FKY pasti akan berdampak pada ekonomi. ”Kalau kami melibatkan masyarakat, teman-teman UMKM, subjek budaya itu pasti akan ada dampak ekonominya,” katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata DIY, Anita Verawati mengaku siap membantu dan berkolaborasi dengan pelaku event di DIY. “Saya mengapresiasi teman-teman festival [FKY], teman-temen event, dari destinasi wisata untuk kolaborasi dengan pemerintah. Apa yang bisa kami lakukan, apa yang bisa kami bantu?” kata Verawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menyiapkan pembangunan hotel baru di Jogja pada 2027 dan penambahan outlet restoran, seiring kenaikan saham 16,13% dalam setahun.
FIJ 2026 menghadirkan pameran inovasi, seminar, diskusi, dan layanan publik. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, ko
Borneo FC menang 2-0 atas Yangon United di AFC Challenge League 2026/2027. Hasil ini disebut mendongkrak ranking Liga Indonesia di Asia.
Daftar harga BBM Pertamina, Shell, dan BP per 19 Oktober 2026. Cek harga Pertalite, Pertamax, Shell V-Power Diesel, dan BBM BP.
iPhone Duo belum memiliki jadwal penjualan resmi di Indonesia. Simak prediksi harga, spesifikasi layar lipat, kamera, baterai, dan konektivitasnya.
Gelombang demonstrasi di Eropa melibatkan pelajar, pekerja, dan masyarakat. Simak tuntutan aksi protes di enam negara.