Abrasi Putus Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul, Warga Terpaksa Memutar
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Ilustrasi APBD./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di wilayah ini untuk mendaftarkan diri ke dalam program e-katalog. UMKM yang terdaftar pada e-katalog punya peluang yang lebih besar untuk dilirik organisasi perangkat daerah (OPD) sehingga mampu memperluas pemasaran.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Jogja Kadri Renggono menyampaikan, upaya untuk mendorong UMKM agar berkembang terutama pada produk lokal terus digaungkan pemerintah. Pihaknya juga telah mengintruksikan kepada OPD agar mendata penyedia jasa atau layanan yang dibutuhkan agar bisa disesuaikan dengan UMKM setempat.
"Ini sedang proses, kita masih minta informasi dari beberapa OPD, penyedia jasanya apa saja dan kalau sudah nanti akan dimasukkan ke e-katalog," kata Kadri, Kamis (8/12/2022).
Ia menambahkan, pemerintah pusat dalam banyak kesempatan juga terus mendorong agar pemerintah daerah di kabupaten kota dan provinsi memberi wadah kepada UMKM untuk mengembangkan usahanya. Akses kepada UMKM terhadap anggaran dari pemerintah harus dibuka dan disalurkan dalam banyak kegiatan misalnya pelatihan, pemberdayaan dan lain sebagainya.
"Sekarang pemerintah daerah memang didorong untuk memperhatikan UMKM dan diberikan akses serta keleluasaan untuk kemudian mendapat alokasi dari APBD," ujarnya.
Kadri menyebut, UMKM yang masuk ke dalam program e-katalog juga dibebaskan karena disesuaikan dengan kebutuhan OPD di tiap daerah. Pihaknya juga tidak menargetkan berapa jumlah UMKM yang akan dimasukkan dalam program itu, hanya saja jumlah anggaran yang dialokasikan untuk UMKM cukup besar sesuai dengan Instruksi Presiden No. 2/2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi.
"Jenisnya boleh apa aja, ya sesuai dengan kebutuhan OPD butuhnya apa, dari bagian pengadaan yang nanti akan memproses itu dan sudah dimulai dari sekarang," jelasnya.
BACA JUGA: Ini Arahan Jokowi Soal RUU KUHP yang Kontroversial
Menurut Kadri, program ini merupakan kesempatan yang sangat bagus bagi para UMKM di wilayah setempat untuk berkembang. Namun pelaku usaha disebut dia juga harus tetap menjaga daya saing produk masing-masing maupun tingkat pengelolaan usaha agar cepat dilirik oleh perangkat pemerintahan.
"Ini kesempatannya sangat luar biasa tapi ya pelaku usaha kita harus juga melek dengan teknologi, paham dengan administrasi tata kelola dan harus siap," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.