Ciptakan Semangat Kolaboratif Melalui Penanaman Mangrove
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Komunitas Sadhar Budaya menampilkan kethoprak dengan lakon Rante Mas, di Auditorium Driyakara USD, Jumat (16/12/2022)/Harian Jogja
SLEMAN—Memeriahkan Dies Natalis Universitas Sanata Dharma (USD) ke-67, Komunitas Kethoprak Sadhar Budaya yang yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan mahasiswa USD menggelar kethoprak dengan lakon Rante Mas, di Auditorium Driyakara USD, Jumat (16/12/2022) malam.
Lakon Rante Mas merupakan karya sekaligus disutradarai oleh Dalijo Angkring, tokoh kethoprak dan lawak senior di Jogja. Rektor USD, Rm. Albertus Bagus Laksana, turut tampil dalam pagelaran ini. Kethoprak juga menampilkan UKM Tari USD, Grisadha, yang diiringi oleh UKM Karawitan. Adapun kru panggung melibatkan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan UKM Teater.
Rektor USD, Rm. Albertus Bagus Laksana, menuturkan dalam pagelaran ini dirinya memerankan Ki Ageng Wonolelo. Ia mengaku baru kali ini belajar kethoprak. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan ini karena tahun ini kita telah melewati masa pandemi sehingga bisa kembali duduk bersama, bertemu satu sama lain, memancarkan suka cita dan mimpi-mimpi ke depan.
“Rangkaian Dies Natalis tahun ini terasa sangat guyub, sangat penuh suka cita. Anak-anak main festival gamelan, orang tua pun berkreasi dengan kethoprak. Ada banyak pentas yang diselenggarakan juga oleh para mahasiswa lewat UKM, berbagai lomba, olahraga dan seni, kegiatan ilmiah dan kerohanian,” katanya.
Pementasan kethoprak ini tidak hanya bentuk ekspresi daya seni dan kreativitas, namun juga kepedulian pada pembangunan moral masyarakat.
“Lakon Rante Mas memiliki pesan mendalam untuk kita yang memasuki tahun politik, agar kita tidak mengorbankan orang lain demi ambisi kuasa, agar kita jernih memutuskan banyak hal penting,” ungkapnya.
Sutradara Rante Mas, Dalijo Angkring, menjelaskan ‘Rante’ dalam lakon ini diartikan sebuah rantai sebagai alat pengikat yang kuat, sedangkan istilah ‘Mas’ dianalogikan sebagai lambang wanita atau kecantikan.
“Jika kedua hal ini disatukan akan memiliki arti wanita dijadikan sesuatu untuk mengikat secara kuat,” katanya.
Pada era pemerintahan Mataram yang dipimpin oleh anak dari Sultan Agung penuh dengan polemik. Dalam masa kepemimpinannya, Sultan Agung ingin mencapai sebuah pencapaian atau cita-cita yang diingini. Namun, Sultan Agung menggunakan berbagai cara yang tidak benar, yaitu menyingkirkan semua orang yang ia anggap menyaingi dirinya menggunakan bantuan dari anaknya, Roro Mangli.
“Roro Mangli dijadikan alat untuk mengikat sang Pangeran Timur, seorang anak raja, adik dari Sunan Amangkurat Agung, menjadi suami Roro Mangli, sehingga Pasingsingan bisa menjadi besan Sunan Amangkurat Ageng,” ujarnya.
Upaya yang tidak baik ini dilakukan untuk membuat Pasingsingan lebih mudah mengambil kekuasaan di Mataram. Namun, hal itu cukup sia-sia karena yang akan menjadi mantu sang raja adalah adiknya raja. Dari peristiwa itu, istilah Rante Mas memiliki arti mengikat dengan tujuan ambisi dalam mengambil kekuasaan pada wilayah Mataram.
Pasingsingan menghalalkan segala cara untuk mencapai cita-cita, walaupun itu penuh dengan risiko yang cukup besar, baik bagi orang lain maupun dirinya sendiri. Pembelajaran dari kisah ini adalah pengambilan keputusan atau penyelesaian masalah dalam keadaan tidak kepala dingin akan menghasilkan keputusan dengan jalan ‘kotor' dan berakibat fatal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.