Jadwal Pemadaman Listrik DIY Hari Ini, Sleman dan Bantul Terdampak
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Diskusi Festival Film bertajuk Perempuan di Kantor PKBI DIY, Minggu (19/12/2022) malam. /Istimewa-PKBI.
Harianjogja.com, JOGJA—Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) DIY menjadikan film sebagai salah satu strategi untuk menggaungkan isu perempuan, hak kesehatan seksual dan reproduksi. Film-film ini disajikan dalam festival film bertajuk Perempuan di Kantor PKBI DIY pada, Minggu (18/12/2022) malam.
Direktur Eksekutif Daerah PKBI DIY Budhi Hermanto menilai media seni seperti film efektif untuk membawa perubahan nilai-nilai social di tengah masyarakat termasuk isu perempuan. Oleh karena itu PKBI menganggap lewat film tersebut dapat memberikan stimulan dan dukungan kultural bagi pemenuhan hak kesehatan seksual dan reproduksi di masyarakat secara bertanggungjawab dan inklusif. Isu yang selama ini dikesampingkan di tengah masyarakat berusaha diangkat oleh PKBI untuk mendukung pemenuhan hak-hak perempuan.
BACA JUGA : Pengetahuan Kesehatan Seksual dan Reproduksi
“Inisiatif ini juga berangkat dari adanya perkembangan teknologi digital dan penggunaan media sosial oleh siapapun yang memiliki konteks sosial cukup luas. Adanya fenomena tersebut juga telah menjadikan film bergeser menjadi inklusif, baik secara substantif maupun teknis,” katanya, Senin (19/12/2022).
Ia menambahkan inklusivitas dalam film sebagai budaya baru di masyarakat, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendorong terwujudnya kondisi masyarakat yang lebih baik. Gagasan melalui film ini tak lagi diposisikan sebagai sebuah keluaran yang eksklusif dari ranah industri perfilman, melainkan telah menjadi produk budaya yang dihasilkan secara inklusif. Perkembangan inklusivitas di ranah pembuatan film ini dimaknai sebagai sesuatu yang penting untuk menunjang pemenuhan hak seksualitas dan kesehatan reproduksi bagi masyarakat. “Sehingga perlu untuk dirayakan sekaligus sebagai upaya pengarsipan produk pengetahuan yang beredar di masyarakat,” ujarnya.
Penyelenggaran Festival Film Perempuan PKBI DIY Dessy Hosianna menyatakan tema tersebut diangkat karena dilatar belakangi persoalan sosial kerap mengemuka berkaitan dengan perempuan. Menurutnya perempuan merupakan subjek penting dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik, namun selama ini masih didominasi oleh budaya patriarki dan maskulin.
BACA JUGA : Hampir Separuh Wanita Tak Puas dengan Kehidupan
“Kegiatan festival ini dimulai dari open call, kurasi film, aktivasi film, apresiasi film, skrining dan diskusi, hingga workshop kreatif. Tiga film yang telah dipilih oleh kurator secara independen berjudul Sua Tanpa Suara, Jaman Edan dan Sepanjang Masa. Selain itu ada satu film commission work berjudul Ketika Nala Melepas Kopernya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.