RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Suasana Pantai Parangtritis dipenuhi para wisatawan, Sabtu (25/12/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul memprediiksi akan ada sekitar 30.000-40.000an kendaraan yang masuk ke kawasan wisata Pantai Parangtritis saat malam pergantian Tahun Baru 2023 mendatang. Karena itu Polres Bantul akan menempatkan petugas di sepanjang jalan Parangtritis untuk mengantisipasi terjadi kemacetan lalu lintas.
Kapolres Bantul, AKBP Ihsan mengatakan saat ini volume kendaraan di sejumlah ruas jalan di Bantul masih terpantau normal, bahkan di Jalan Parangtritis yang melintas harian sekitar 5.000-6000-an kendaraan, kecuali akhir pekan atau Sabtu dan Minggu ada sekitar 17.000 kendaraan yang masuk ke Parangtritis.
“Prediksi kami nanti tanggal 31 Desember malam melonjak ada 30.000-40.000an kendaraan yang ke Parangtritis karena Parangtritis masih menjadi ikon wisata di Bantul. Jumlah ini berdasarkan pengalaman libur lebaran lalu,” katanya, di Mapolres Bantul, Rabu (28/12/2022).
Karena itu kemungkinan kepadatan kendaraan di sepanjang jalan Parangtritis akan terjadi dan pihaknya memohon maaf jika masyarakat merasa terganggu. Namun demikian polisi akan melakukan rekayasa-rekayasa lalu lintas di sepanjang Jalan Parangtritis. Selain itu petugas juga akan ditempatkan di sejumlah persimpangan sepanjang Jalan Parangtritis.
Selain Parangtritis yang menjadi perhatiannya adalah kawasan Bukit Bintang di Jalan Jogja-Wonosar, Piyungan Bantul. Untuk jalur Bukit Bintang, Polres Bantul menyiagakan posko pengamanan dan pemantauan. Kemudian juga mengeluarkan kebijakan larangan parkir dan berjualan sepanjang Bukit Bintang di sisi barat jalan atau tepi jurang.
Hal tersebut sebagai antisipasi agar pengunjung tidak berhenti untuk menikmati pemandangan dari atas bukit yang berdampak pada kemacetan. “Kebijakan ini diambil juga sebagai upaya mencegah kejadian longsor seperti yang terjadi beberapa waktu lalu,”ujarnya.
Lebih lanjut Kapolres mengatakan jalur wisata, yakni kawasan Mangunan juga menjadi atensi khusus karena rawan kecelakaan. Ia mengimbau kepada pengguna kendaraan untuk selalu menggunakan gigi kecil saat menanjak maupun turun dari Mangunan ke Imogiri Bantul.
Sementara jalur Cinomati, kata Ihsan, sudah dihapuskan dari google map selama libur Nataru sebagai jalur alternatif agar tidak banyak kendaraan wisatawan yang melintas jalur tersebut karena rawan kecelakaan terutama bagi wisatawan yang baru melintas di jalur itu. Akan tetapi dimungkinkan ada kendaraan yang melintas jalur tersebut yang sudah mengetahuinya seingga pihaknya tetap akan menempatkan personel di jalur Cinomati.
BACA JUGA: Ini Daerah yang Harus Siaga Cuaca Ekstrem selama 2 Hari ke Depan
Selain personel kepolisian juga ada unsur lain dari TNI dan instansi terkait termasuk sukarelawan. “Tim ini juga terdapat regu pengganjal roda bagi kendaraan yang gagal naik,” tandas Ihsan. Ia menambahkan sepanjang Ring Road selatan juga akan ditempatkan petugas terutama di sejumlah persimpangan jalan untuk mengantisipasi kepadatan maupun kecelakaan lalu lintas. (Ujang Hasanudin)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.