Atasi Krisis Air Bersih, Sumur Bor Senilai Rp488 Juta Dibangun di Selopamioro
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.
Penumpang tiba di LAX dari Shanghai, China, setelah adanya kasus positif coronavirus diumumkan di pinggiran Orange County, Los Angeles, California, AS, 26 Januari 2020./Reuters-Ringo Chiu
Harianjogja.com, SLEMAN—Pakar UGM menilai penanganan Covid-19 di Indonesia lebih baik daripada China.
Kasus Covid-19 di China kembali melonjak tajam belakangan ini. Sementara Indonesia baru saja mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga warganya semakin bebas beraktivitas.
Ketua Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Gunadi, menilai lockdown yang dilakukan China selama bertahun-tahun tidak membuat kekebalan komunal lebih cepat. Ini berbeda dengan Indonesia yang membuka pembatasan aktivitas secara bertahap.
Pelonggaran yang dilakukan bertahap oleh pemerintah membuat masyarakat sudah terpapar secara alamiyah. Kondisi ini membentuk antibodi yang tinggi di masyarakat.
BACA JUGA: Sandiaga Uno Usulkan Hari "Kejepit" Jadi Hari Libur Nasional
"Kalau dilihat di China, mungkin, ini baru hipotesis, kekebalan komunal mereka tercipta lama karena lockdown cukup lama. Masyarakat Indonesia ada keuntunganya juga dengan sedikit pelonggaran-pelonggaran PPKM," ucapnya, Senin (9/1/2023).
Di Indonesia, kekebalan tidak hanya terbentuk dari vaksinasi, tetapi juga karena infeksi alamiah. Kekebalan ini terbukti dari beberapa data Kementerian Kesehatan.
"Presiden nyabut PPKM sesuai perhitungan data yang sudah komplet. Data antibodi warga negara tinggi, vaksinasinya juga cukup baik. Positivity rate cukup rendah," jelasnya.
Dia meminta masyarakat tidak panik pada kemunculan varian baru virus Corona. Vaksinasi yang baik membuat varian baru cenderung lebih bisa ditangani. Meski demikian dia meminta agar vaksinasi bisa lebih digenjot lagi. Masih ada beberapa pihak yang menolak vaksinasi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati mengatakan per 9 Januari 2023 capaian vaksinasi Covid-19 Sleman untuk dosis ketiga mencapai 48,89 persen dan dosis empat mencapai 11,42 persen. Menurutnya vaksinasi dosis empat di Sleman sudah berjalan sejak tahun lalu, menyasar Nakes dan lansia.
"[target vaksinasi] kabupaten mengikuti target provinsi. Per 9 Januari 2023 jumlah kasus [Covid-19] 23 kasus, mayoritas lansia," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang berdampak pada 10 hektare lahan. Sebanyak 11 truk pemadam dan alat berat dikerahkan.
Indonesia unggul 6-1 atas Bangladesh di babak pertama FIFA Asean Cup 2026. Mitchell Baker mencetak empat gol untuk skuad Garuda.
Kebakaran Trans Home Sleman menewaskan diduga dua korban yang ditemukan berdekatan di lantai tiga dan dievakuasi ke RS Bhayangkara.
UMBY menyiapkan akreditasi Unggul dengan meningkatkan mutu, fasilitas, dan SDM, sekaligus mengajukan Magister Manajemen dan S-3 Psikologi.