Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Sempat Demam dan Kejang
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Tukang Becak berkonvoi bersama di sekitar kampus UGM saat peluncuran becak listrik, Kamis (20/12/2018) di Halaman Kantor Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JOGJA— Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta berencana memproduksi moda transportasi listrik berupa becak kayuh bertenaga penguat pada tahun 2023 dengan dibiayai dana keistimewaan (danais).
Kepala Dishub DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti saat dihubungi di Jogja, Jumat (13/1/2023), mengatakan proses produksi akan diawali uji coba dan penilaian purwarupa (prototipe) yang sudah ada.
"Semua nanti di-'support' danais mulai pembuatan prototipe, proses (uji coba), sampai produksi," ujar Made.
Kawasan sumbu filosofi Kota Yogyakarta yang meliputi Tugu, Malioboro, hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta, disebutkan Made, bakal menjadi proyek percontohan operasional moda transportasi tradisional itu.
"Ada mekanismenya, tidak produksi kemudian semua pengemudi becak kami kasih, enggak," kata dia.
Ia menjelaskan gagasan memproduksi becak kayuh bertenaga penguat merupakan bagian dari implementasi Perda DIY Nomor 5 Tahun 2016 tentang Moda Transportasi Tradisional Becak dan Andong.
Dengan sentuhan teknologi, kata dia, kelestarian becak kayuh sebagai salah satu ikon kendaraan tradisional di DIY diharapkan bisa tetap terjaga.
Becak yang akan diproduksi, menurut Made, mempertahankan ciri khas becak yaitu pedal untuk mengayuh, hanya saja akan didukung dengan sistem penggerak layaknya sepeda listrik dengan dilengkapi baterai.
"Untuk melestarikan becak kayuh kita perkuat dengan teknologi, tanpa meninggalkan sisi tradisionalnya. Jadi tetap dikayuh, tapi nanti lebih ringan, seperti di sepeda-sepeda mahal," kata dia.
Saat ini, kata Made, sudah ada 16 prototipe yang diproduksi Dinas Perhubungan DIY, Dishub Kota Yogyakarta, Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna (BPTTG), dan Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) Yogyakarta yang siap diuji coba.
Setelah diuji coba, tim yang melibatkan unsur perguruan tinggi akan melakukan penilaian dari aspek kekuatan hingga biaya sampai ditentukan model yang ideal untuk diproduksi.
"Jadi kami tidak bisa ini langsung produksi karena harus ada jaminan keselamatan juga. Itu kan kendaraan umum ya, walaupun dia kendaraan tradisional tapi dia sebagai kendaraan pengangkut," kata dia.
Selain dari empat instansi tersebut, menurut Made, pihak lain termasuk swasta berpeluang menyodorkan prototipe serupa berteknologi lebih canggih sepanjang spesifikasinya sesuai dengan SE Dirjen Perhubungan Darat. "Harus ada spesifikasi khusus yang sudah kami tentukan," ujar dia.
Produksi becak kayuh bertenaga penguat, kata dia, nantinya didahului dengan penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) DIY yang mengatur kelembagaan dan zonasi penggunaannya.
"Pergub sedang dalam proses, akan kami selesaikan 2023 sehingga itu nanti jadi penguatnya," ujar Made.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Siswi Sekolah Rakyat Sragen meninggal setelah demam, muntah, dan kejang. Ia sempat menjalani pemeriksaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
iPhone Duo hadir tanpa SIM fisik dan Apple Intelligence belum mendukung Bahasa Indonesia. Ini yang perlu diketahui calon pembeli di Indonesia.
Atta Halilintar membantah foto viral bersama Mercedes Roa sebagai hasil editan AI. Mercedes dan Aurel Hermansyah juga memberikan klarifikasi.
PSS Sleman kalah dari Bali United pada laga perdana. Pieter Huistra berharap PSS Fans kembali memberi energi saat menjamu Madura United.
Harga iPhone Duo di Malaysia dan Singapura mulai Rp40 jutaan. Simak harga tiap kapasitas, jadwal pre-order, spesifikasi, dan aturan IMEI.
Alumni pondok pesantren di Sleman melaporkan dugaan kekerasan seksual yang terjadi dua kali. Polisi kini masih menyelidiki laporan tersebut.