Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih/Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengaku tidak risau jika DIY, termasuk Bantul, dikatakan sebagai daerah miskin karena di sisi lain Bantul memiliki indeks kebahagiaan tertinggi.
“Walaupun miskin miskin tapi bahagia. Bagi pemerintah saya sendiri tidak terlalu risau bahwa DIY dikatakan miskin mengapa saya tidak risau karena jaminan sosial yang kita sediakan untuk masyarakat miskin terus kita siapkan,” kata Halim, saat ditemui Sabtu (21/1/2023).
Halim mengatakan meski angka kemiskinan tinggi berdasarkan data dari Kementerian Sosial dan penghitungan Badan Pusat Statistik (BPS), namun faktanya angka kemiskinan di Bantul sulit ditemukan. Ia mencontohkan angka kemiskinan ekstrem di Bantul ada sekitar 27.510 orang berdasarkan data Kementerian Sosial.
BACA JUGA: Teroris yang Ditangkap di Sleman Residivis Narkoba, Jadi Simpatisan ISIS di Nusakambangan
Ia sudah meminta pemerintah kalurahan untuk menyisir warga miskin, namun warga miskin semua sudah tercover bantuan. “Angka 27.000-an miskin ekstrem itu dalam jumlah itu sulit, saya sudah tugaskan lurah walau ditemukan angkanya tidak sebesar yang diekspos 27.000-an,” ujarnya.
Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo yang juga sebagai ketua Satgas Penanganan Kemiskinan Bantul mengatakan dirinya mendapat amanah dari Presiden Joko Widodo dan juga Surat Nomor 401 Tahun 2022 dari Gubernur DIY untuk menangani angka kemiskinan ekstrem. Targetnya angka kemiskinan ekstrem pada 2024 mendatang menjadi nol kasus.
“Saat ini angka kemiskinan ekstrem kita 27.730 jiwa tertinggi kedua setelah Kabupaten Gunungkiudl. Jumlah miskin ekstrem tersebut menurun sedikit jika dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 27.730 orang,” kata Joko.
Joko mengaku sudah memerintahkan sejumlah organisasi perangkat daerah termasuk pemerintah kalurahan untuk mendata kembali angka kemiskinan ekstrem. “Prinsip kita penanganan kemiskinan terutama miskin ekstrem jadi fokus utama yang harus diselesaikan secepatnya karena 2024 harus nol kasus,” ujarnya.
BACA JUGA: Bupati Sleman Digugat Konsumen Pasar Godean, Ini Sebabnya...
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Fenty Yusdayati sebelumnya mengatakan terdapat empat kapanewon yang menjadi fokus utama pengentasan kemiskinan ekstrem, yakni Kapanewon Imogiri, Pajangan, Dlingo, dan Pleret, “Tahun depan [tahun 2023 ini] kita fokuskan kesana meski tidak melupakan kapanewon lainnya. Tapi yang menjadi sorotan terutama empat kapanewon itu,” ucapnya.
Fenty mengatakan kemiskinan ekstrem sama halnya dengan istilah kemiskinan absolut dimana warga dinyatakan miskin ekstrem ketika tidak memiliki penghasilan sama sekali sehingga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan primer, seperti lansia yang tidak memiliki penghasilan dan juga difabel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya, berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 28 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Suzuki menegaskan belum akan mengubah Jimny menjadi mobil listrik. Karakter off-road dan mesin bensin dinilai menjadi identitas utama SUV ikonik tersebut.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.