Musim Hujan Mundur Akibat El Nino, Pakar UGM Imbau Penyesuaian Kalender Tanam
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
Pengendara roda dua melintas di Jembatan Glagah yang ditutup karena rusak pada September lalu. Hanya pengendara roda dua yang boleh melintas di Jembatan Glagah selama ditutup, sedangkan kendaraan lainnya di alihkan ke rute lain./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Sejumlah pengendara roda empat ke atas yang nekat melintasi Jembatan Glagah dinilai sangat membahayakan. Mereka menggeser penghalang yang dipasang agar bisa lewat di jembatan yang rusak. Menanggapi hal tersebut rencananya beton cor penghalang atau portal akan di pasang agar sulit digeser pengendara.
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub Kulonprogo, Sukirno menerangkan kondisi Jembatan Glagah sangat membahayakan pengendara kendaraan roda empat ke atas. Strukturnya yang telah mengalami keretakan membuat jembatan sengaja ditutup untuk kendaraan roda empat ke atas.
"Struktur jembatan yang sudah retak [rawan ambrol] sangat membahayakan apabila terus dilewati kendaraan roda empat," terangnya pada Minggu (22/1/2023).
BACA JUGA : Jembatan Glagah Rusak, Begini Skenario Perbaikannya
Namun dalam pemantauan Dishub Kulonprogo di Jembatan Glagah pekan lalu, dinas mendapati aduan dari masyarakat masih adanya pengendara roda empat yang sengaja menggeser water barrier dan papan imbauan yang dipasang di sana. Sehingga pengendara tersebut dapat melintasi jembatan yang ditutup.
Mendapati laporan tersebut dinas bersama instansi terkait berencana melakukan skema lain untuk menutup Jembatan Glagah. Rencananya water barrier sebagai penghalang kendaraan akan diganti dengan cor beton yang sukar untuk dipindahkan.
"Kemarin disepakati bahwa akan ditutup aksesnya lebih permanen dengan mengunakan portal atau water barrier cor beton. Bola [dari beton yang tidak bisa digeser] di satker PJN. Kita masih menunggu informasi lanjut," terangnya.
Dari penjelasan Sukirno, Jembatan Glagah rencananya bakal diperbaiki tahun ini. Secara rinci jalur tersebut berada di bawah kewenangan pusat. "Jembatan Glagah menurut informasi Satker PJN tahun ini akan segera diperbaiki. Jalur pansela kewenangan insfratruktur jalan dan jembatan mulai tahun ini sudah beralih ke pusat dan ditangani Satker PJN," jelasnya.
BACA JUGA : Penanganan Jembatan Glagah Lambat, Rugikan Warga
Selama penutupan jembatan ini, rekayasa lalu lintas diterapkan di sekitar Jembatan Glagah. Arus lalu lintas kendaraan roda mpat dari arah barat akan dialihkan ke ruas jalan Glagah - Demen. Sedangkan lalu lintas kendaraan roda empat dari arah timur akan dialihkan ke ruas jalan Sogan - Karangwuni. Di sisi lain untuk kendaraan roda dua masih diperbolehkan untuk melintasi Jembatan Glagah karena pertimbangan kecilnya risiko yang diakibatkan dari kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kulonprogo, Lucius Bowo Pristyanto menegaskan penutupan Jembatan Glagah dilakukan untuk keselamatan semuanya. Karena posisi jembatan yang mengalami kerusakan. "Mungkin roda dua masih boleh lah. Kalau roda enam bawa muatan kan memang enggak ada toleransi," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Musim hujan diperkirakan mundur akibat El Nino. Pakar UGM meminta petani menyesuaikan kalender tanam dan memperkuat diversifikasi pangan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Jogja dan Jogja-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.