Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Ilustrasi UMKM /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, BANTUL — Sebanyak enam pelaku industri kreatif di Bantul akan berangkat ke Jerman untuk mengikuti pameran furnitur dan kerajinan Ambiente yang diselenggarakan pada 3-7 Februari 2023 mendatang di Frankfurt, Jerman.
Pameran ini merupakan pameran bergengsi tingkat dunia yang rutin diselenggarakan setiap tahun, kecuali dua tahun terakhir karena pandemi Covid-19.
Keenam pelaku industri kreatif dari Bantul yang ikut dalam pameran tersebut adalah Palem Craft, Indo Risaka, Thasinda, Istern Living, Suji Life Style, dan Harmoini Jaya Kreasi.
Pemilik Palm Craf, Deddy Effendy Anakotapari mengatakan saat ini dia dan tim tengah sibuk mempersiapkan keberangkatan ke Jerman pada Senin (30/1/2022) mendatang.
Strategi dipasang dengan harapan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas melalui keikutsertaannya dalam pameran tersebut.
“Kami bawa desain-desain terbaru yang kami miliki untuk menarik perhatian dari pembeli,” katanya, saat dihubungi Minggu (29/1/2023).
Deddy mengatakan Palem Craft fokus memproduksi ragam home decor dari bahan-bahan alami yang ramah lingkungan.
Dengan keunggulannya tersebut, Palem Craft berani membidik pasar eropa. Ketiga produk utamanya yakni lampu, kaca, keranjang baju kotor, dan dekorasi banyak diminati konsumen dari Perancis, Belgia, Spanyol, Yunani, Belanda, dan negara lainnya. Setiap bulan, kata dia, Palm Craft mampu mengekspor 5-10 kontainer.
Sebelumnya Deddy pernah mengikuti pameran internasional lainnya di beberapa negara seperti Rusia, Cina, Amerika, dan juga Jepang.
Setelah pulang dari Jerman besok, Palem Craft rencananya akan bertandang ke Arab Saudi untuk mengikuti kegiatan pameran dan temu bisnis yang difasilitasi Pemda DIY di bawah binaan Bank Indonesia. “Kita pamerkan di sana tapi daya minat Palm Craf lebih banyak pasar Eropa,” ujarnya.
Lebih lanjut Deddy mengatakan bahwa pameran Ambiente di Frankfurt, Jerman merupakan salah satu pameran terbesar dunia yang menjadi impian pelaku industri kreatif tampil di sana.
Pihaknya tidak sendirian mempersiapkan namun dibantu oleh Kementerian Perindustrian seperti perizinan sertifikasi, pengetahuan dokumen ekspor.
“Palm Craft sudah ke sembilan kali ikut karena ini merupakan pameran ditunggu-tunggu home decor dunia. Pesertanya hampir semua negara, perwakilan dari Indonesia ada 200 pelaku industri kreatif, termasuk enam di antaranya dari Bantul,” ucapnya.
Deddy berharap pameran Ambiente ini bisa menambah semangat para pelaku industri kreatif dari bantul dan bisa menambah order serta bisa mengenalkan produk kerajinan ke pasar dunia. selain itu dari sisi ekonomi yang menjadi mitra eksportir di DIY khususnya Bantul juga mengegliat.
Ketua Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Bantul, Agung Wicaksono mengapresiasi atas pencapaian Palem Craft dan lima industri kreatif lainnya.
Dia menyebutkan bahwa hal ini menjadi bukti pelaku industri kreatif di Bantul dengan produknya mampu bersaing di pasar Internasional. “Prestasi ini semakin menguatkan Bantul sebagai kabupaten kreatif di Indonesia serta menjadi daya dukung Bantul untuk menuju kota kreatif dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.